Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Terancam AI! TikTok Bakal PHK Moderator Konten di Inggris dan Asia, Bagaimana Indonesia?

📅 Sabtu, 23 Agu 2025, 10:27 WIB | Oleh:
Terancam AI! TikTok Bakal PHK Moderator Konten di Inggris dan Asia, Bagaimana Indonesia? Doc: Bristol Live
Ket. Logo TikTok di layar ponsel.

LONDON - Platform media sosial TikTok mengumumkan akan merestrukturisasi operasi kepercayaan dan keamanannya di Inggris, yang akan membahayakan ratusan pekerjaan karena beralih ke moderasi konten yang dibantu AI.

Langkah yang diumumkan pada hari Jumat (22/8) ini merupakan bagian dari rencana restrukturisasi global oleh TikTok, yang dimiliki ByteDance yang berbasis di Tiongkok, yang juga memengaruhi pekerjaan moderator di Asia Selatan dan Tenggara, terutama di Malaysia.

"Kami melanjutkan reorganisasi yang kami mulai tahun lalu... memfokuskan operasi kami di lebih sedikit lokasi di seluruh dunia," kata juru bicara TikTok kepada AFP.

TikTok menambahkan, pihaknya berencana merombak moderasi konten "dengan memanfaatkan kemajuan teknologi."

Moderator konten bertugas menjaga konten seperti ujaran kebencian, misinformasi, dan pornografi dari platform, yang memiliki lebih dari 1,5 miliar pengguna di seluruh dunia.

Namun, secara global, ada tren perusahaan media sosial yang mengurangi penggunaan pemeriksa fakta manusia dan beralih ke AI.

Teknologi moderasi, termasuk AI, menghapus lebih dari 85 persen konten yang dihapus karena melanggar pedoman TikTok, menurut perusahaan. 

Dikatakan juga bahwa mereka menggunakan AI untuk membantu mengurangi jumlah konten menyedihkan yang diterima moderator.

Berdasarkan rencana yang diusulkan, pekerjaan karyawan yang terkena dampak PHK akan dipindahkan ke kantor-kantor Eropa lainnya dan beberapa penyedia pihak ketiga.

"Para pekerja TikTok telah lama menyuarakan kekhawatiran mereka tentang dampak nyata yang harus ditanggung akibat pemotongan tim moderasi manusia demi alternatif AI yang dikembangkan secara tergesa-gesa dan belum matang," kata John Chadfield, pengurus nasional Serikat Pekerja Komunikasi.

Ia mengatakan PHK tersebut "membahayakan jutaan pengguna TikTok di Inggris."

TikTok pada bulan Juni mengumumkan rencana meningkatkan investasi di Inggris, komunitas terbesarnya di Eropa, dengan menciptakan 500 lapangan pekerjaan lagi. 

Sekitar separuh penduduk Inggris, lebih dari 30 juta orang, menggunakan TikTok setiap bulan.

Platform berbagi video ini telah menjadi sasaran pemerintah Barat selama bertahun-tahun karena kekhawatiran data pribadi dapat digunakan oleh Tiongkok untuk tujuan spionase atau propaganda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.