Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tarif Integrasi Jakarta Rp10.000

📅 Kamis, 01 Agu 2024, 01:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tarif Integrasi Jakarta Rp10.000 Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Tangkapan layar Direktur PT JakLingko Indonesia Ivan R. Tigana saat menjelaskan tentang tarif integrasi pada aplikasi JakLingko dalam acara daring bertema “Tarif Integrasi pada Aplikasi JakLingko” yang diadakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Rabu (31/7).

JAKARTA - Tarif moda multitransportasi akan diterapkan dengan angka maksimal 10.000 rupiah. Ini berlaku buat tarif integrasi aplikasi JakLingko untuk transportasi publik di Jakarta. Namun, tarif integrasi maksimal tersebut berlaku dalam tiga jam. Setelah lewat tiga jam, maka tarif kembali normal.

"Kami terapkan maksimum tarif ketika menggunakan moda multitransportasinya maksimal 10.000 dalam kurun waktu perjalanan tiga jam," kata Direktur PT JakLingko Indonesia, Ivan R Tigana, Rabu (31/7).

Dia mengatakan ini dalam acara daring bertema "Tarif Integrasi dalam Aplikasi JakLingko" yang diadakan Pemerintah Provinsi Jakarta, Rabu. Menurut Ivan, kalau lebih dari tiga jam akan kembali ke tarif normal.

Ivan memberikan contoh perjalanan seseorang dari kawasan Kelapa Gading (Jakarta Utara) menuju Cipete (Jakarta Selatan) menggunakan tiga moda transportasi public: LRT, TransJakarta, dan MRT.

Penumpang ini terlebih dulu naik LRT untuk sampai ke Stasiun Velodrome dengan tarif 5.000. Dia lalu naik Transjakarta sampai Halte Dukuh Atas dengan tarif 3.500. Selanjutnya, penumpang tersebut lalu naik moda MRT ke Stasiun Cipete dengan tarif 10.000. Dengan kata lain untuk tiga moda tersebut dia harus mengeluarkan dana 18.500 rupiah.

Lalu, penumpang ini membandingkan biaya bila memanfaatkan tarif integrasi aplikasi JakLingko. Dalam aplikasi, dia bisa memilih perjalanan yang ekonomis atau cepat. Selanjutnya, orang tersebut memilih perjalanan yang ekonomis dengan estimasi perjalanan selama 98 menit dan aplikasi menunjukkan tarif yang diperlukan 8.000 rupiah.

"Logikanya kalau memakai dua moda harusnya lebih mahal. Tapi karena kami punya program tarif terintegrasi bundling, malah jadi dapat diskon," jelas Ivan. Dia mencontohkan saat seseorang ingin menuju kawasan Blok M, biasanya membutuhkan biaya 8.500 atau 10.000. Namun, dengan tarif integrasi, maka biayanya menjadi 4.500. "Ini kalau dia menggunakan aplikasi dan sudah mengaktifkan tarif terintegrasi," tambahnya.

Menurut Ivan, tarif terintegrasi merupakan cara untuk mengubah kebiasaan orang dalam menggunakan transportasi publik dengan insentif. Guna menikmati tarif ini, seseorang perlu mengunduh aplikasi JakLingko. Kemudian, mengikuti instruksi yang diberikan seperti membuat profil hingga menunggu verifikasi.

"Kemudian nanti bisa langsung aktif program-program seperti tarif terintegrasi dan personifikasi. Nanti ada juga pay as you go," tutur Ivan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

13 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.