Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaksel Siaga Banjir! 2.000 Sumur Resapan Dikebut, Tebet Jadi Lokasi Utama

📅 Kamis, 23 Okt 2025, 16:58 WIB | Oleh:
Jaksel Siaga Banjir! 2.000 Sumur Resapan Dikebut, Tebet Jadi Lokasi Utama
Ket. Arsip foto - Sejumlah pengendara dan pejalan kaki melintasi genangan air setelah hujan deras di depan Pasar Cipulir, Jakarta, Selasa (16/9/2025). Buruknya sistem drainase mengakibatkan jalan tersebut tergenang air setinggi 60 cm saat hujan deras. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga /rwa.

JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan (Jaksel) menargetkan pembangunan 200 sumur resapan di Kecamatan Tebet setiap tahun untuk mengurangi risiko banjir. Program ini menjadi bagian dari "Gerakan Menabung Air" yang digencarkan Pemkot Jaksel guna menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus memperbaiki sistem resapan air di kawasan padat penduduk itu.

"Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, mendapat sumbangan delapan unit pompa bor dari Yayasan Gereja Yesus Kristus dalam rangka pembuatan sumur resapan di Kecamatan Tebet," kata Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar di Jakarta, Kamis.

Dia pun meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kecamatan Tebet agar melayani masyarakat dengan baik dan tidak membeda-bedakan satu sama lain.

Menurut dia, ASN harus membuktikan kepada masyarakat dengan hadir tepat waktu dalam memberikan pelayanan, serta selalu memperhatikan peraturan yang berlaku, mengingat pemikiran masyarakat saat ini semakin kritis.

"Ini saya kira mudah diucapkan, tetapi sulit untuk dilaksanakan, karena masih banyak laporan di meja saya bahwa ASN tidak melayani (dengan baik)," ujar Anwar.

Sementara itu, Camat Tebet Dyan Airlangga mengatakan pengoperasian delapan unit pompa bor tersebut diberikan ke masing-masing kelurahan bersama dengan Satuan Pelaksana Suku Dinas Sumber Daya Air di Kecamatan Tebet.

“Target per tahun 200 sumur resapan,” ucap dia.

Seperti diketahui, Pemkot Jaksel menggencarkan pembuatan sumur resapan melalui "Gerakan Menabung Air" untuk mencegah potensi banjir di wilayah tersebut. Gerakan itu menjadi salah satu solusi strategis dalam mengurangi risiko banjir dan sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.

Satu kecamatan ditargetkan membuat 200 sumur resapan sehingga total sumur resapan di 10 kecamatan di Jaksel sebanyak 2.000 sumur resapan.

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.

Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan tersebut gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.