Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tagihan Listrik Bakal Melejit! Pemerintah Bakal Cabut Subsidi untuk Rumah Mewah 3.500 VA ke Atas!

📅 Selasa, 29 Jul 2025, 15:18 WIB | Oleh:
Tagihan Listrik Bakal Melejit! Pemerintah Bakal Cabut Subsidi untuk Rumah Mewah 3.500 VA ke Atas! Doc: Istimewa

JAKARTA - Rencana mengejutkan datang dari pemerintah, subsidi listrik bagi pelanggan rumah tangga dengan daya 3.500 VA ke atas bakal dicabut! 

Kebijakan ini menyasar kelompok yang dinilai mampu secara ekonomi, sebagai bagian dari upaya menyehatkan keuangan negara dan memastikan subsidi energi tepat sasaran.

Wakil Ketua Badan Anggaran DPR, Jazilul Fawaid, membongkar rencana tersebut saat membacakan Laporan Hasil Pembahasan Pendahuluan RAPBN 2026 dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2026 dalam Sidang Paripurna DPR, Kamis (24/7/2025).

“Untuk meningkatkan efektivitas subsidi listrik, kami mengusulkan penghapusan kompensasi listrik bagi pelanggan rumah tangga mampu dengan daya 3.500 VA ke atas. Subsidi harus dialihkan kepada kelompok masyarakat yang benar-benar berhak,” ujar Jazilul dengan tegas.

Langkah ini merupakan sinyal kuat pemerintah akan lebih selektif dalam memberikan bantuan energi, menyusul tekanan anggaran yang makin berat akibat lonjakan harga energi global. 

Dengan mencabut subsidi dari kelompok ‘mampu’, anggaran bisa lebih difokuskan ke masyarakat rentan dan kurang mampu.

Pemerintah juga berencana menggunakan Data Terpadu Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis untuk menentukan siapa saja yang layak menerima bantuan energi ke depannya. Hal ini diharapkan bisa menutup celah kebocoran anggaran akibat pemberian subsidi yang tak tepat sasaran.

Rencana ini tentu saja menimbulkan berbagai reaksi, terutama dari kalangan rumah tangga kelas menengah atas yang sebelumnya masih menikmati subsidi diam-diam. Jika kebijakan ini berjalan, mereka harus bersiap menghadapi lonjakan tagihan listrik yang signifikan.

Kebijakan ini menandai perubahan pendekatan pemerintah dalam pengelolaan subsidi energi, dari pendekatan berbasis daya listrik ke pendekatan berbasis kebutuhan dan kondisi ekonomi riil. Artinya, daya listrik besar tidak lagi otomatis identik dengan subsidi.

Meski demikian, masih dibutuhkan penyesuaian data dan sistem agar pengalihan subsidi ini benar-benar berjalan lancar dan tidak menimbulkan polemik baru. 

Yang pasti, masyarakat kini diminta bersiap, era subsidi universal perlahan-lahan akan ditutup.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.