Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Stok Beras Bulog Lebak Pandeglang 21.000 Ton Cukup hingga Akhir Tahun

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 10:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Stok Beras Bulog Lebak Pandeglang 21.000 Ton Cukup hingga Akhir Tahun Doc: ANTARA
Ket. Stok beras Perum Bulog Cabang Lebak Pandeglang, Banten sebanyak 21.000 ton mencukupi untuk kebutuhan konsumsi masyarakat di dua kabupaten itu hingga akhir tahun 2025.  

LEBAK – Stok beras Perum Bulog Cabang Lebak Pandeglang, Banten, sebanyak 21.000 ton mencukupi untuk kebutuhan konsumsi masyarakat di dua kabupaten itu hingga akhir tahun 2025.

"Persediaan beras melimpah dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun," kata Kepala Kantor Cabang Perum Bulog Lebak Pandeglang Agung Trisakti di Warunggunung, Lebak, Banten, Kamis (11/9).

Persediaan beras yang ada di Gudang Bulog sebanyak 21.000 ton tersebut mencukupi untuk pendistribusian bantuan pangan masyarakat miskin , dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Perum Bulog siap mendistribusikan beras untuk program bantuan pangan jika diperintahkan untuk pengadaan oleh Badan Pangan Nasional.

Sebab, pendistribusian beras bantuan pangan untuk masyarakat miskin di Kabupaten Lebak dan Pandeglang sudah selesai pada akhir Agustus 2025.

Masyarakat pengguna penerima bantuan pangan tersebut sebanyak 200 keluarga penerima manfaat (KPM).

Namun, penyaluran penerima pangan tersebut didistribusikan selama dua bulan (Juli–Agustus) sebanyak 20 kilogram beras per KPM, sehingga penyerapanya mencapai 4.000 ton.

Selama ini, kata dia, penyaluran bantuan pangan masyarakat miskin di Kabupaten Lebak dan Pandeglang berjalan lancar, bahkan tidak ada komplain.

Sebab, penyaluran beras itu memiliki kualitas dan bermutu, bahkan sebelum dilakukan pendistribusian kepada masyarakat penerima, terlebih dulu disaksikan pejabat Forkopimda, Polri,TNI, Kejaksaan hingga OPD.

"Kami menjamin kondisi beras berkualitas dan bermutu, meski beras medium," kata Agung.

Menurut dia, Perum Bulog Lebak Pandeglang juga berkolaborasi dengan Polri, TNI, Pemkab, pedagang pasar dan supermarket untuk menjual beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Penjualan beras SPHP tersebut langsung ke masyarakat guna menstabilkan harga beras di pasaran juga pengendalian inflasi.

Namun, penyerapan beras SPHP tidak maksimal, karena masyarakat memiliki stok gabah sehubungan memasuki musim panen.Selain itu juga banyak masyarakat memiliki stok beras bantuan pangan dari pemerintah. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.