Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Spesies Hiu Baru Bergigi Mirip Manusia Ditemukan di Australia

📅 Jumat, 11 Agu 2023, 05:32 WIB | Oleh:
Spesies Hiu Baru Bergigi Mirip Manusia Ditemukan di Australia Doc: Istimewa
Ket. Dua tampilan spesies baru ini memiliki pola garis-garis yang berbeda.

Di perairan dalam pesisir timur laut Australia, penyayang binatang mungkin cukup beruntung untuk menemukan spesies hiu yang benar-benar baru. Hiu tanduk yang dicat ( Heterodontus marshallae ) adalah spesies yang baru dideskripsikan yang termasuk dalam ordo Heterodontiformes, yang dicirikan oleh geraham mirip manusia yang tidak biasa.

Dilansir oleh IFL Science, Heterodontiformes adalah ordo dengan hanya satu genus dan sembilan spesies berbeda di dalamnya. Namun, analisis genetik yang dilakukan pada salah satu spesies, yang dianggap sebagai zebra Heterodontus, menunjukkan bahwa itu sebenarnya berbeda secara genetik, dan oleh karena itu menjadikan spesies dalam urutan ini menjadi 10.

Bagaimana spesies ini tidak diketahui begitu lama mungkin karena kemiripannya pada pola dan corak pada kulit hiu yang sedikit berbeda antar spesies. Zebra Heterodontus memiliki garis gelap di belakang celah insang, yang tidak ada pada spesies baru.

"Kedua spesies berwarna pucat dengan 22 pita dan pelana berwarna coklat tua. Tetapi mereka memiliki sedikit perbedaan pada tanda di moncong dan di bawah celah insang. Telur mereka juga berbeda," kata ilmuwan Australian National Fish Collection (ANFC), Will White, dalam sebuah pernyataan.

Dalam makalahnya yang diterbitkan dalam jurnal Diversity, spesies baru ini pertama kali dideskripsikan dengan membandingkan spesimen museum. Secara kebetulan, sebuah kapal penelitian yang mensurvei habitat dasar laut bersama ANFC di Australia barat menemukan spesimen hidup spesies baru yang mampu menjadi referensi nama ilmiah spesies tersebut.

"Kami memiliki spesimen betina dalam koleksi kami, tetapi yang kami kumpulkan selama perjalanan adalah jantan. Kami lebih suka menggunakan pejantan untuk holotipe hiu karena mereka memiliki clasper, yang merupakan organ reproduksi eksternal yang dapat bervariasi antar spesies dan membantu kami membedakannya," kata Helen O'Neill, ahli biologi ikan di ANFC.

Hiu tanduk yang dicat hidup di kedalaman 125 hingga 229 meter dan, meskipun mereka memiliki gigi hiu yang khas dalam barisan di depan mulut, mereka memiliki morfologi gigi geraham yang lebih mirip manusia di belakang barisan. Adaptasi ini memungkinkan hiu menghancurkan mangsa seperti krustasea dan moluska.

"Mereka cenderung diam di dasar laut dan makan makhluk seperti moluska dan krustasea. Mereka memiliki mulut kecil tetapi rahang penghancur yang relatif besar untuk ukuran tengkorak mereka dan cukup kuat untuk menghancurkan cangkang cowrie," kata Helen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.