Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sofia dan Zaldin adalah potret anak-anak Indonesia yang tak pernah berhenti bermimpi

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 10:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sofia dan Zaldin adalah potret anak-anak Indonesia yang tak pernah berhenti bermimpi Doc: Antara Foto
Ket. Remaja disabilitas, Sofia (kanan), berfoto bersama model rias (tengah), dan pemilik kursus tata rias di Palu, Sulawesi Tengah.

Sore itu menunjukkan pukul 17.30 WITA saat ANTARA berkesempatan menyambangi kediaman seorang remaja perempuan disabilitas bernama Sofia (17).

Rumah kontrakan sederhana yang ia tinggali bersama orang tua dan kakeknya berada tak jauh dari sebuah pasar di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Ayahnya bekerja sebagai tukang ojek pangkalan, sekaligus penjual arang.

Sedangkan ibunda Sofia hanya bisa terbaring lemah di kasurnya karena mengalami disabilitas.

Sofia menjadi anak dampingan organisasi kemanusiaan Wahana Visi Indonesia (WVI) sejak ia kelas 3 sekolah dasar.

Sebenarnya pemenuhan hak pendidikan Sofia berjalan lancar hingga suatu hari takdir berkata lain.

Anak bungsu dari dua bersaudara ini mengalami disabilitas pada punggungnya sejak ia duduk di bangku SMP, yang diduga karena pengaruh genetik.

Seiring waktu kondisinya semakin memburuk hingga membuat Sofia sulit berjalan.

Akhirnya ia memutuskan berhenti sekolah pada kelas 11 SMA.

"Enggak ada teman yang bully (merundung), cuma malu saja fisikku begini," kata Sofia lirih.

Sekira dua tahun kemudian, WVI menawarkan Sofia untuk mengikuti Kejar Paket C. Namun ia menolak.

Kesempatan lain datang ketika WVI menawarinya kursus tata rias. Tawaran itu langsung disambut hangat oleh Sofia.

Ia mengaku terinspirasi dari berbagai video tutorial rias yang ia lihat di media sosial.

Kini, Sofia sudah mengikuti tiga dari 10 pertemuan kursus privat dengan guru tata rias.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.