Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Evakuasi Ponpes Al Khoziny, Basarnas: Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 7 Orang

📅 Jumat, 03 Okt 2025, 10:59 WIB | Oleh:
Evakuasi Ponpes Al Khoziny, Basarnas: Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 7 Orang Doc: AP
Ket. Tim penyelamat mengevakuasi seorang korban selamat dari reruntuhan bangunan di sebuah pondok pesantren di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin, 29 September 2025.

SIDOARJO - Jumlah korban meninggal akibat runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur bertambah menjadi tujuh orang setelah dua jenazah dievakuasi dari reruntuhan bangunan.

Bangunan mushala dari ponpes bertingkat tiba-tiba ambruk pada Senin (29/9) lalu saat para santri melaksanaan shalat Ashar. 

Dua santri yang tertimpa reruntuhan ditemukan pada hari Jumat (3/10) di area tempat wudhu, kata Direktur Operasional Basarnas Yudhi Bramantyo kepada wartawan.

"Jadi total korban yang ditemukan meninggal dunia adalah tujuh orang," kata Yudhi.

Sebelum dua jenazah tersebut ditemuka, para pejabat mengatakan 59 orang dikhawatirkan hilang.

Keluarga yang berduka menunggu dengan cemas di dekat lokasi kejadian untuk mendapatkan kabar mengenai orang yang mereka cintai.

Penyelidikan terkait penyebab runtuhnya bangunan masih terus dilakukan, namun para ahli mengatakan tanda-tanda awal menunjukkan adanya konstruksi di bawah standar.

Operasi penyelamatannya rumit karena getaran yang terjadi di satu tempat dapat mempengaruhi area lain, kata pejabat.

Namun keluarga korban hilang pada hari Kamis setuju tim penyelamat menggunakan peralatan berat.

Setidaknya satu derek dikerahkan untuk membersihkan puing-puing, dan lebih banyak lagi diperkirakan akan dikerahkan untuk mempercepat upaya pemulihan setelah golden hours selama 72 jam untuk peluang terbaik bertahan hidup, berakhir.

Operasi penyelamatan menjadi rumit akibat gempa bumi yang terjadi pada Selasa malam, yang sempat menghentikan pencarian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.