Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Soal Lampu Merah Cawang Sempat Mati, Ini Tanggapan Sudinhub Jaktim

📅 Selasa, 22 Jul 2025, 20:41 WIB | Oleh:
Soal Lampu Merah Cawang Sempat Mati, Ini Tanggapan Sudinhub Jaktim Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Lampu merah (traffic light/TL) di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Selasa (22/7).

JAKARTA - Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur memberikan tanggapan terkait lampu lalu lintas (traffic light/TL) di kawasan Cawang, yang sempat mati diduga dirusak oknum "Pak Ogah".

"Kemarin memang lampu lalu lintas (traffic light/TL) itu kadang-kadang mati. Bisa karena faktor teknis maupun non-teknis ya," kata Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Timur Renny Dwi Astuti saat dihubungi Antara di Jakarta, Selasa (22/7).

Renny mengatakan hal itu menanggapi sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan lampu merah di kawasan Cawang, dalam kondisi mati diduga dirusak "Pak Ogah".

Dalam video di akun Instagram @lbj_jakarta, terlihat lampu lalu lintas tersebut sengaja dimatikan oleh oknum pak ogah agar bisa mengatur lalu lintas.

Renny menyebut, insiden padamnya lampu lalu lintas itu sudah beberapa kali terjadi dan kerap disebabkan oleh gangguan non-teknis.

"Lampu TL di Cawang itu memang kadang mati. Penyebabnya bisa teknis, seperti gangguan kabel, atau non-teknis seperti Miniature Circuit Breaker (MCB)-nya dimatikan, kabel dipotong, bahkan dicuri. Nah, itu yang sering kejadian di lapangan," jelas Renny.

Menurut Renny, dalam beberapa kasus, oknum yang dikenal sebagai Pak Ogah sengaja mematikan lampu lalu lintas untuk bisa mengatur kendaraan secara manual di simpang jalan.

Lalu, mereka bisa meminta uang kepada para pengendara. Hal tersebut berbeda dengan pengamen yang mencari uang saat lampu merah menyala.

"Kalau Pak Ogah maunya lampu TL mati, supaya dia bisa atur lalu lintas dan dapat uang. Tapi kalau pengamen beda, mereka justru pengennya lampu TL hidup karena saat lampu merah menyala mereka bisa ngamen," ucap Renny.

Saat ini, lampu lalu lintas di kawasan tersebut sudah menyala normal. Pak Ogah yang diduga mematikan lampu merah tak terlihat, dan lalu lintas berjalan sesuai sinyal lampu.

Renny menyebut, pihaknya terus berkomitmen untuk mencegah kejadian serupa dan warga juga diimbau segera melapor jika melihat aksi mencurigakan di sekitar fasilitas lalu lintas. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.