Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Siapakah JD Vance, Cawapres yang Dipilih Trump?

📅 Kamis, 18 Jul 2024, 07:11 WIB | Oleh:
Siapakah JD Vance, Cawapres yang Dipilih Trump? Doc: Istimewa
Ket. Pria berusia 39 tahun ini dulunya adalah seorang kritikus Trump, namun kemudian menjadi salah satu pendukungnya paling setia.

MIDDLETOWN - Donald Trump telah memilih Senator JD Vance dari Ohio sebagai pasangannya ketika mantan presiden Amerika Serikat itu ingin kembali ke Gedung Putih.

Vance, 39 tahun, menjadi terkenal secara nasional dengan penerbitan memoarnya pada tahun 2016, Hillbilly Elegy, yang diterbitkan saat Trump pertama kali mencalonkan diri sebagai presiden.

Dilansir oleh Al Jazeera, Vance terpilih menjadi anggota Senat Amerika Serikat pada tahun 2022 dan telah menjadi salah satu pendukung setia agenda "Make America Great Again" yang diusung mantan presiden tersebut, khususnya di bidang perdagangan, kebijakan luar negeri, dan imigrasi.

Namun ia belum teruji dalam politik nasional dan bergabung dengan kubu Trump pada momen yang luar biasa.

Percobaan pembunuhan terhadap Trump pada rapat umum hari Sabtu telah mengguncang kampanye tersebut, membawa perhatian baru pada retorika politik kasar negara tersebut, dan memperkuat pentingnya orang-orang yang hanya berjarak satu detik lagi dari kursi kepresidenan.

Dari pedesaan Ohio hingga Korps Marinir

Vance dibesarkan di Middletown, Ohio, bertugas di Korps Marinir, termasuk di Irak, dan lulus dari Ohio State University dan Yale Law School.

Dari sana, ia bergabung dengan perusahaan investasi Silicon Valley sebelum kembali ke Ohio untuk meluncurkan organisasi nirlaba yang menurutnya bertujuan untuk mengembangkan pengobatan kecanduan opioid yang mungkin "diskalakan secara nasional".

Memoar Vance, Hillbilly Elegy, memberinya reputasi sebagai seseorang yang dapat membantu menjelaskan daya tarik Trump di Amerika tengah, dan khususnya di kalangan pemilih kulit putih pedesaan kelas pekerja yang membantu Trump memenangkan kursi kepresidenan pada tahun 2016.

Buku tersebut merinci kehidupan di komunitas Appalachian yang keluar dari Partai Demokrat yang banyak warganya temukan terputus dari pekerjaan sehari-hari mereka.

Meskipun buku tersebut menjadi buku terlaris, tapi juga dikritik karena terkadang terlalu menyederhanakan kehidupan pedesaan dan mengabaikan peran rasisme dalam politik modern.

Kritikus Trump yang berubah menjadi pendukung setia

Pada tahap awal karir politik Trump, Vance menyebutnya sebagai "penipu total", "bencana moral", dan "Hitlernya Amerika".

Namun seperti banyak anggota Partai Republik yang mencari relevansi di era Trump, Vance akhirnya mengubah nada bicaranya. Dia mengatakan dia terbukti salah dengan kinerja Trump saat menjabat dan berkembang menjadi salah satu pembela Trump yang paling gigih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.