Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Semua Harus Bantu Jaga Stabilitas, Pemkab Bantul Harap Masyarakat Tidak Beli Berlebihan Bahan Pokok

📅 Rabu, 15 Mar 2023, 22:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semua Harus Bantu Jaga Stabilitas, Pemkab Bantul Harap Masyarakat Tidak Beli Berlebihan Bahan Pokok Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Pedagang kebutuhan pokok di pasar tradisional wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bantul - Semua harus bantu jaga stabilitas. Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, berharap masyarakat tidak melakukanpembelian secara berlebihan terhadap kebutuhan pokok guna menjaga stabilitas dan ketertiban komoditas jelang bulan Ramadhan 1444 Hijriah.

Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Bantul Husin Bahri di Bantul, Rabu, mengatakan, pergerakan atau fluktuasi harga bahan pokok di pasaran tergantung hukum pasar, jika permintaan naik, maka harganya akan naik.

"Makanya harus ada kesadaran masyarakat itu tidak ada yang namanya pembelian secara berlebihan, karena kadang di masyarakat itu kan ada kepanikan, misalnya menjelang puasa ini pas harga murah, beli-beli dan timbun," katanya.

Menurut dia, padahal pembelian secara berlebihan karena kepanikan masyarakat itu bisa menjadi salah satu menjadi penyebab pasokan bahan pokok terbatas hingga harganya tinggi.

"Sudah kita imbau, agar masyarakat kalau beli seusai kebutuhan saja, kalau itu dilakukan mungkin relatif aman, tetapi kalau ada pihak-pihak yang melakukan pembelian besar-besaran secara tidak bertanggung jawab, pembelian berlebihan akhirnya membuat pasokan menjadi terbatas," katanya.

Pihaknya berharap, masyarakat menyikapi kondisi menjelang bulan puasa ini dengan membeli kebutuhan pokok sesuai kebutuhan seperti biasa, dan tidak terganggu dengan kondisi yang membuat kepanikan untuk membeli bahan pokok tidak wajar.

"Beli sesuai kebutuhan, Insya Allah nanti tidak mempengaruhi harga, prinsip itu. Jadi dari 12 komoditas strategis yang perlu antisipasi di dua komoditas yaitu bawang dan cabai, karena trennya meningkat, tapi tidak terlalu, hanya naik sekitar Rp500 rupiah," katanya.

Menurut dia, cabai dan bawang merah ada kemungkinan mengalami kenaikan harga, karena memang dari aspek ketersediaan atau pasokan yang masih relatif terbatas, karena musimnya belum masuk masa produksi.

"Tetapi, kalau beras, telur dan minyak goreng, daging daging relatif aman, produksi, permintaan dan penawaran tetap seimbang tidak terlalu mengganggu. Dan secara umum menghadapi bulan Ramadhan ini kondisi stabil dan aman," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.