Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Semoga Tidak Terjadi Lonjakan, AS Tidak Berencana Terapkan Pembatasan Pelancong Afrika Terkait Mpox

📅 Selasa, 17 Sep 2024, 00:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Tidak Terjadi Lonjakan, AS Tidak Berencana Terapkan Pembatasan Pelancong Afrika Terkait Mpox Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Ilustrasi - Virus mpox varian baru.

Washington - Amerika Serikat tidak berencana memberlakukan kewajiban vaksinasi atau pembatasan lain bagi pelancong asal Afrika akibat wabah mpox (cacar monyet), kata pejabat setempat.

"AS saat ini tidak berencana memberlakukan pembatasan perjalanan bagi orang-orang yang bepergian dari Afrika. Itu hanya rumor," kata Koordinator AIDS Global Departemen Luar Negeri AS sekaligus Pejabat Senior Keamanan dan Diplomasi Kesehatan Global, John Nkengasong pada Senin.

Nkengasong menunjukkan bahwa AS berkomitmen untuk bermitra dengan Republik Demokratik Kongo (DRC), yang menjadi episentrum wabah, dan negara-negara lain dalam memerangi penyakit tersebut.

"Pemerintah AS berencana untuk terus mempererat kemitraan dan kolaborasi dalam mendukung DRC dan negara-negara tetangga," katanya.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Agustus lalu telah menyatakan wabah mpox sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

Mpox, atau dikenal sebagai cacar monyet, adalah penyakit menular langka yang juga dapat ditularkan antar manusia.

Biasanya, penyakit ini ringan dan kebanyakan orang sembuh dalam beberapa pekan, namun pada sebagian orang mungkin bisa juga mengalami komplikasi.

Gejala awal mpox meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, sakit punggung, pembesaran kelenjar getah bening, menggigil, dan kelelahan. Ruam juga dapat muncul, biasanya dimulai di wajah dan kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.