Seluruh OPD Diharap Tangani Bencana
📅 Kamis, 02 Mar 2023, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Azmi Samsul Maarif
TANGERANG - Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Tangerang dan instansi terkait diminta menangani dampak banjir di empat kecamatan. Instruksi ini disampaikan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, Rabu (1/3). Keempatnya adalah Kecamatan Kronjuo, Pasar Kemis, Kosambi, dan Teluknaga.
Ahmed menginformasikan seluruh dinas dan instansi, seperti BPBD, Dinsos, serta Dinkes sudah dikerahkan untuk menangani banjir. Salah satunya pembangunan dapur umum dan posko kesehatan.
Sejauh ini, kata dia, dari instansi terkait seperti BPBD, Dinkes, Dinsos, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air sudah diminta mempercepat penanganan serta mengirim bantuan guna meringankan beban korban bencana alam.
Dia juga telah koordinasi dengan lembaga pemerintah lainnya seperti Kementerian PUPR dalam upaya menangani penyebab banjir akibat luapan aliran sungai dan danau. "Sebab sungai dan danau menjadi kewenangan Kementerian PUPR. Makanya kita secara konstan berkomunikasi dengan pusat," katanya.
Ahmed mengungkapkan untuk Kabupaten Tangerang, banjir karena luapan sungai dan hujan deras telah berdampak pada ratusan kepala keluarga (KK) empat kecamatan. Rendaman banjir berdampak terhadap ratusan KK. Sedangkan ketinggian air mulai dari 20-70 sentimeter. Daerah terendam tinggal Kecamatan Pasar Kemis, sebab di situ memang juga ada situ.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tangerang,Ujat Sudrajat, menambahkan, empat kecamatan yang terdampak bencana alam adalah Kronjuo, Pasar Kemis, Kosambi, dan Teluknaga. Dia menyebutkan dari empat wilayah itu, 1.027 KK menjadi korban banjir.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!