Selamat dari Kapal Tenggelam di Jepang, Kemenhub Fasilitasi Cetak Ulang Dokumen Pelaut Ryan
📅 Sabtu, 06 Apr 2024, 11:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Istimewa
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memfasilitasi proses cetak ulang dokumen pelaut atas nama Ryan Yudatama Lizar, korban kapal tenggelam di perairan Shimonoseki, Jepang, Kamis (4/4).
Ryan adalah satu-satunya korban selamat dari 8 WNI yang ada di Kapal Keoyoung Sun berbendera Korea Selatan.
"Sesampainya Ryan di Indonesia, kami terus berkoordinasi dan bergerak cepat untuk memfasilitasi pencetakan dokumen-dokumen pelaut yang hilang saat beliau mengalami tragedi kapal tenggelam Maret silam," kata Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Hartanto, saat ditemui di Jakarta, kemarin.
Terkait tujuh korban lainnya, kata Hartanto, Kemenhub akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan ship manning agency (agensi pengawakan kapal) masing-masing ABK WNI terkait pemenuhan hak-hak para pelaut tersebut.
"Kami juga berterima kasih kepada Kemenlu yang sangat koorperatif dan kolaboratif untuk bersama-sama memfasilitasi hak-hak para pelaut dalam tragedi tenggelamnnya kapal Keoyoung Sun. Tentunya, Kemenhub akan terus mengawal, berkoordinasi, dan memfasilitasi sampai terpenuhinya hak-hak para korban dan diharapkan tidak ada permasalahan-permasalahan yang terjadi kedepannya," tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari delapan korban WNI, Japan Coast Guard mengkonfirmasi jenazah 6 WNI telah ditemukan, sattu ABK WNI selamat bernama Ryan Yudatama Lizar, sedangkan satu ABK WNI lainnya hilang dan masih dalam pencarian.
Pada kesempatan tersebut, Ryan yang hadir di Gedung Kemenhub Jakarta mengapresiasi Ditjen Perhubungan Laut yang telah membantu proses sejak awal pemulangan sampai pengurusan dokumen yang hilang.
"Saya pribadi berterima kasih dan merasa terbantu atas peran Kemenhub yang telah memfasilitasi proses pencarian di Jepang hingga saya tiba di Indonesia. Saya juga turut menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya 7 rekan ABK lainnya," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!