Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sekolah di Atas Awan, SMPN Tsinga Mimika Terisolasi Tanpa Perpustakaan, Kirim Buku Harus Pakai Helikopter?

📅 Senin, 09 Mar 2026, 17:47 WIB | Oleh:
Sekolah di Atas Awan, SMPN Tsinga Mimika Terisolasi Tanpa Perpustakaan, Kirim Buku Harus Pakai Helikopter? Doc: ANTARA/Marselinus Nara
Ket. Kepala Sekolah SMP Negeri Tsinga, Beni Wandagau (kanan) bersama salah satu guru SMP Negeri Tsinga Toni Arwan di Timika, Senin (9/3).

TIMIKA - Di balik kemegahan pegunungan Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, secercah asa pendidikan terus menyala di SMP Negeri Tsinga meski harus berhadapan dengan keterbatasan fasilitas yang mencolok. 

Di tengah ketiadaan gedung perpustakaan, kantor sekolah, hingga fasilitas sanitasi, 33 siswa di kampung terpencil ini tetap menunjukkan semangat belajar yang luar biasa.

Kepala Sekolah SMPN Tsinga, Beni Wandagau, mengungkapkan bahwa tantangan terbesar kini bukan hanya pada infrastruktur bangunan, melainkan juga pada mahalnya biaya distribusi logistik buku yang hanya bisa ditempuh melalui jalur udara, sehingga bantuan pemerintah sangat dinantikan demi menghadirkan jendela dunia bagi anak-anak di pedalaman Papua Tengah tersebut.

"Kami sangat membutuhkan gedung perpustakaan di lengkapi dengan buku-buku untuk meningkatkan kualitas membaca anak-anak," kata Beni.

Ia mengatakan untuk membawa buku dalam jumlah banyak ke wilayah tersebut, membutuhkan biaya yang sangat besar karena Kampung Tsinga hanya bisa ditempuh melalui transportasi udara.

"Kalau buku di kota ini banyak, tapi kami bawa ke sekolah dalam jumlah banyak itu sangat sulit karena alasan transportasi. Kami berharap pemerintah bisa membantu kami mengirim buku," ujarnya.

Beni mengatakan saat ini SMP Negeri Tsinga hanya memiliki tiga ruang belajar dengan jumlah siswa 33 orang.

Jumlah guru yang bertugas di sekolah itu sebanyak enam orang, terdiri dari satu guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan lima guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sebaiknya Anda baca juga:

"Kami masih banyak kekurangan ruangan. Ruangan untuk kantor sekolah juga tidak ada, bahkan di sekolah juga tidak ada toilet. Untuk sarana komunikasi kami menggunakan Starlink yang disediakan sekolah," kata Beni.

Ia menyebut meskipun terdapat berbagai kekurangan fasilitas belajar mengajar, namun semangat anak-anak di wilayah tersebut untuk mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran sangat tinggi.

"Aktivitas belajar mengajar di sana berjalan lancar dan normal," kata Beni.

Ia berharap agar kekurangan fasilitas pendukung belajar di sekolah itu menjadi perhatian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.