Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangis Penguin Afrika: Kelaparan Massal Akibat Rakusnya Eksploitasi Sarden

📅 Senin, 08 Des 2025, 02:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tangis Penguin Afrika: Kelaparan Massal Akibat Rakusnya Eksploitasi Sarden Doc: AFP/RODGER BOSCH

MOSKOW – Penangkapan ikan sarden berlebihan di pesisir selatan Afrika Selatan diduga menyebabkan lebih dari 60.000 penguin Afrika mati kelaparan sepanjang 2004-2011. Jumlah tersebut mewakili sekitar 95 persen populasi penguin yang berkembang biak di dua koloni dekat Cape Town.

“Kematian penguin Afrika dewasa setelah 2004 kemungkinan besar disebabkan oleh kelaparan,” demikian hasil penelitian yang dipublikasikan pada Kamis (4/12) dalam jurnal Ostrich: Journal of African Ornithology

Kajian tersebut menemukan sekitar 62.000 ekor penguin yang berkembang biak di Pulau Dassen dan Pulau Robben selama periode tersebut mati akibat peningkatan penangkapan ikan Sardinops sagax, sumber makanan utama mereka. Tingkat eksploitasi perikanan sarden di wilayah barat Cape Agulhas tercatat secara konsisten berada di atas 20 persen populasi ikan pada 2005–2010, bahkan mencapai puncak 80 persen pada 2006.

Kajian itu juga menyimpulkan bahwa tingginya angka kematian penguin di sekitar Pulau Dassen dan Pulau Robben berkaitan dengan ketidakmampuan mereka menambah berat badan menjelang musim pergantian bulu. Penguin Afrika membutuhkan pasokan makanan yang stabil, terutama pada periode sebelum molting, karena fase tersebut sangat menentukan kelangsungan hidup mereka.

Molting pada penguin adalah proses biologis tahunan di mana mereka melepaskan bulu lama dan menumbuhkan bulu baru yang lebih kuat, lebih sehat dan tahan air untuk menjaga kehangatan dan kemampuan berenang mereka. Selama proses molting (biasanya 2-3 minggu), penguin tidak bisa berenang karena bulunya tidak kedap air, sehingga mereka harus tetap di darat dan tidak makan serta mengandalkan cadangan lemak yang mereka kumpulkan sebelumnya. Ant/E-10

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Ekonomi
Upaya Percepatan Pemulihan ...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.