Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sekjen PBB Peringatkan Lonjakan Penggunaan Ruang Siber Sebagai Senjata

📅 Sabtu, 22 Jun 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Sekjen PBB Peringatkan Lonjakan Penggunaan Ruang Siber Sebagai Senjata Doc: ISTIMEWA
Ket. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres

HAMILTON - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres menekankan kekuatan transformatif teknologi digital dan memperingatkan tentang peningkatan penggunaan ruang siber sebagai senjata lain dalam konflik bersenjata global yang sedang berlangsung.

"Kemajuan digital tengah merevolusi perekonomian dan masyarakat," kata Guterres kepada Dewan Keamanan selama sesi tingkat tinggi tentang keamanan siber yang digelar di bawah kepemimpinan Menteri Luar Negeri Korea Selatan (Korsel) Cho Tae-yul, presiden sementara dewan tersebut, Kamis (21/6).

Seperti dikutip dari Antara, Guterres mengatakan manfaat dunia maya juga dapat membuat orang-orang, lembaga, dan seluruh negara menjadi sangat rentan.

Sembari menyoroti meningkatnya ancaman yang ditimbulkan oleh persenjataan teknologi digital, Guterres mengatakan dunia maya telah membuka pintu lebar-lebar. Siapa pun bisa masuk.

Dia menunjuk pada peningkatan yang mengkhawatirkan dalam aktivitas siber jahat yang dilakukan oleh aktor negara dan non-negara, serta para penjahat.

Peluang Luar Biasa

Sekjen PBB mengatakan teknologi digital menawarkan peluang luar biasa untuk menciptakan masa depan yang lebih adil, setara, berkelanjutan dan damai bagi semua. Namun, sejumlah terobosan harus berorientasi pada kebaikan, terlepas dari berbagai tantangan yang ada.

"Perdamaian dan keamanan di dunia nyata menuntut pendekatan baru bagi perdamaian dan keamanan di dunia digital," tambahnya.

Dia menyoroti pentingnya "KTT Masa Depan: Solusi Multilateral untuk Masa Depan yang Lebih Baik," yang akan diadakan PBB pada September di New York.

"Pakta yang akan dihasilkan dari KTT tersebut merupakan peluang penting untuk mendukung pemeliharaan perdamaian dan keamanan internasional di dunia maya," katanya.

Sebelumnya hasil riset yang dilakukan perusahaan keamanan siber global terkemuka, Fortinet, menemukan serangan siber di Indonesia meningkat 43 persen lebih cepat di 2024 dibandingkan semester I 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

43 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.