Sedikitnya 110 Anak Tewas Akibat Krisis Kelaparan di Gaza
📅 Senin, 18 Agu 2025, 19:12 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: Reuters/Mahmoud Issa
GAZA - Rumah sakit di Jalur Gaza dalam sehari kembali mencatat tujuh kematian, dua di antaranya masih anak-anak, sehingga total warga yang meninggal akibat kelaparan dan malnutrisi menjadi 251 orang, termasuk 110 anak.
Krisis kemanusiaan di Gaza terus memburuk di tengah pengepungan yang diberlakukan Israel, serta terus terjadinya krisis pasokan pangan dan obat-obatan.
Sejak 2 Maret lalu, otoritas Israel telah menutup seluruh perbatasan dengan Jalur Gaza serta mangadang masuk sebagian besar bantuan kemanusiaan pangan dan medis. Akibatnya, bencana kelaparan merajalela di wilayah tersebut.
UNRWA memperingatkan bahwa kasus malnutrisi di kalangan anak-anak berusia 5 tahun ke bawah meningkat dua kali lipat pada Maret hingga Juni akibat pengepungan oleh Israel yang hingga kini masih berlangsung.
Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga memperingatkan bahwa tingkat malnutrisi di Gaza sudah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, antara lain 1 dari 5 anak balita di sana menderita kekurangan gizi akut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejak awal agresi Zionis Israel pada Oktober 2023, korban tewas di Gaza telah mencapai 61.897 orang, mayoritas perempuan dan anak-anak. Sementara itu, sedikitnya 155.660 orang lainnya terluka.
Data itu masih belum lengkap lantaran masih banyak korban yang terjebak di bawah reruntuhan dan tidak dapat terjangkau oleh ambulans dan tim penyelamat. Ant/WAFA
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!