Sebuah Pesawat Mendarat Darurat karena Ada Ular Kobra di Kursi Pilot
📅 Sabtu, 08 Apr 2023, 10:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: News24
JOHANNERBURG - Seorang pilot Afrika Selatan melakukan pendaratan darurat setelah seekor ular berbisa berjalan ke kursinya. Ia dipuji pihak berwenang karena tindakan beraninya.
Rudolf Erasmus sedang menerbangkan pesawat pribadi dengan empat penumpang dari Bloemfontein ke Pretoria awal pekan ini, ketika dia merasakan seekor ular Cape Cobra besar bergerak di punggungnya.
Meski mengalami tekanan yang ekstrem, ia mendaratkan pesawat tanpa insiden di Welkom, sebuah kota yang terletak kira-kira di tengah rute.
"Saya ingin mengucapkan selamat kepada Rudolf atas langkah berani yang diambil dan bagaimana dia menangani apa yang bisa menjadi insiden penerbangan besar," kata Direktur Otoritas Penerbangan Sipil Afrika Selatan (SACAA) Poppy Khoza.
"Dia tetap tenang dalam menghadapi situasi berbahaya dan berhasil mendaratkan pesawat dengan aman tanpa membahayakan dirinya atau penumpang di dalamnya, menunjukkan kepada dunia bahwa dia adalah duta keselamatan penerbangan dengan urutan tertinggi."
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepada media lokal, Erasmus mengatakan dia menyadari keberadaan ular itu setelah merasakan sesuatu yang dingin menekan punggungnya.
"Awalnya saya pikir itu botol air saya... tapi kemudian saya menyadari itu sesuatu yang lain dan (jadi saya) tidak bergerak," katanya kepada News24. Peristiwa itu terjadi pada hari Senin.
Cape kobra ditemukan terutama di Afrika Selatan bagian barat daya dan memiliki racun neurotoksik yang berpotensi mematikan yang memerlukan pengobatan segera dengan anti-racun.
Sebaiknya Anda baca juga:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!