Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Satu Jenazah Korban Kapal Yuiee Jaya 2 Ditemukan, 20 Masih Hilang

📅 Sabtu, 16 Mar 2024, 14:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Satu Jenazah Korban Kapal Yuiee Jaya 2 Ditemukan, 20 Masih Hilang Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Basarnas Makassar
Ket. Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi jasad korban awak Kapal Motor Yuiee Jaya 2 yang terdampar di Pulau Kayuadi usai kapalnya terbalik dan tenggelam di Perairan Selayar pada Sabtu (9/3), di Pulau setempat, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sabtu (16/3/2024).

MAKASSAR - Tim SAR gabungan mengevakuasi satu jenazah korban dari 21 korban kapal motor Yuiee Jaya 2 yang dinyatakan hilang, setelah jasadnya ditemukan warga terdampar di pinggir pantai Pulau Kayuadi Kabupaten Kepulauan Selayar Provinsi Sulawesi Selatan.

"Kami terima informasi dari tim di lapangan bahwa telah ditemukan satu orang ABK Yuiee Jaya 2 terdampar di Pantai Kayuadi dalam keadaan meninggal dunia, dan langsung dievakuasi Tim SAR gabungan," kata Kepala Kantor Basarnas Makassar Mexianus Bekabel di Makassar, Sabtu (16/3).

Dia menjelaskan, usai jenazah korban ditemukan, tim lalu berkoordinasi dengan Polsek setempat dan melakukan identifikasi bersama dengan Anak Buah Kapal (ABK) yang sebelumnya selamat agar menghubungi istrinya untuk menentukan identitas korban.

"Jenazah korban kita lakukan identifikasi dengan melihat adanya tanda khusus di badan korban yang bisa dikenali oleh rekan ABK-nya, dan langsung melakukan kontak video bersama istri korban yang diyakini bahwa korban adalah keluarganya," katanya.

Setelah teridentifikasi, dari keterangan pihak keluarga korban diketahui bernama Ahmad Ilham Kholis. Karena kondisi jenazah tidak memungkinkan di bawa pulang, maka diputuskan korban dikebumikan di Pulau Kayuadi.

"Saat ini korban sudah dimakamkan oleh masyarakat di pulau Kayuadi Selayar dengan persetujuan dari pihak keluarga, karena tidak memungkinkan untuk membawa jenazahnya kembali ke kampung halamannya," kata Maxianus.

Ia menjelaskan, korban yang ditemukan tersebut merupakan korban ke-15 dari jumlah 35 orang awak ABK Yuiee Jaya 2 yang sementara masih terus dilakukan pencarian.

Selain itu, Tim SAR gabungan masih terus melanjutkan pencarian terhadap 20 ABK Yuiee Jaya 2 dengan mengerahkan KN Sar Kamajaya 104 dan melibatkan 3 RIB (Rigid Inflatable Boat), perahu nelayan, serta telah dibantu oleh TNI AU untuk melakukan pencarian melalui udara.

"Kita akan tetap fokus mengoptimalkan pencarian terhadap 20 korban lainnya dengan menyisir pulau-pulau sekitar, mudah-mudahan kita bisa menemukan segera korban lainnya," kataMexianus.

Sebelumnya, KM Yuiee Jaya 2 merupakan kapal pencari ikan dengan membawa 35 ABK sesuai manifest diduga terbalik setelah dihantam badai di perairan Selayar pada Sabtu (9/3/2024), dan baru diketahui pada Senin (11/3/2024) setelah seorang ABK-nya ditemukan oleh nelayan setempat terdampar di pantai Kepulauan Selayar.

Dengan penemuan satu jenazah ini, maka masih ada 20 korban lainnya dinyatakan hilang dari sebelumnya tercatat 21 orang hilang, 12 selamat, dan dua meninggal dunia. Ketiga korban yang meninggal dunia ini telah di makamkan di pulau setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.