Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Satgas TMMD Namlea Maluku Ajak Petani Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

📅 Selasa, 04 Jun 2024, 06:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Satgas TMMD Namlea Maluku Ajak Petani Perkuat Ketahanan Pangan Daerah Doc: ANTARA/HO-TMMD120
Ket. Satgas TMMD membantu petani mengangkut hasil panen padi di Namlea Maluku.

Ambon - Satuan tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 Komando distrik militer (Kodim) 1506 Namlea, Maluku mengajak para petani khususnya pemilik penggilingan padi di daerah itu tidak menjual beras ke luar daerah sebagai kontribusi memperkuat ketahanan pangan di wilayah itu.

"Hal ini bertujuan menjaga ketahanan pangan di wilayah teritorial Kodim 1506/Namlea yang meliputi dua kabupaten yaitu Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan," kata Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 1506/Namlea Kapten Inf Idris Leurima dalam keterangan yang diterima di Ambon, Selasa.

Menurutnya untuk meningkatkan ketahanan pangan di daerah itu selain kerja sama antara pemangku kepentingan, juga dibutuhkan kolaborasi dan komunikasi yang baik antara pengelola penggilingan padi dengan petani.

"Kami minta pemilik penggilingan padi dan para petani agar selalu bekerja sama dalam mendukung program pemerintah dalam hal ketahanan pangan," kata Leurima.

Ditempat yang sama petugas TMMD Kodim 1506 Namlea Serda Yusran menyampaikan ajakan tidak menjual beras ke daerah lain bertujuan agar ketersediaan stok beras di daerah itu tetap terjaga, sekaligus menjaga agar tak terjadi lonjakan harga.

"Kita harus sama-sama menjaga ketahanan pangan agar stok tetap terjaga dan dapat memenuhi kebutuhan pangan di daerah," katanya.

Ajakan Satgas TMMD untuk ikut berperan aktif menjaga ketahanan pangan wilayah ini disambut baik oleh sejumlah kelompok tani di daerah itu.

Salah satu ketua kelompok tani, Zainal (45) berkomitmen membantu program pemerintah ini. Karena itu ia mengatakan kelompok tani yang dipimpinnya akan mendiskusikan untuk dapat menjual hasil panen langsung ke penggilingan padi.

"Sebagai warga negara yang baik, tentunya kami para petani akan mendukung program pemerintah tentang ketahanan pangan ini. Kami akan mengarahkan petani menjual hasil panen langsung ke lokasi penggilingan," kata Zainal.

Sementara itu menurut Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Buru, Maluku, beras menjadi salah satu komoditas bahan pangan yang hingga kini masih dipasok dari daerah lain seperti Surabaya dan Makassar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.