Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Saatnya Kembangkan Desa Wisata untuk Tingkatkan Kesejahteraan Warga

📅 Rabu, 01 Mei 2024, 12:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Saatnya Kembangkan Desa Wisata untuk Tingkatkan Kesejahteraan Warga Doc: ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulteng
Ket. Sebanyak 65 orang peserta dari enam kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tengah mengikuti rapat koordinasi pengembangan desa wisata di Tojo una-una, Rabu (1/5/2024).

Tojo Una-una - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait dalam upaya pengembangan desa wisata untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

"Sulawesi tengah memiliki keunggulan yang besar dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, yaitu potensi alam dan budaya yang unik serta beraneka ragam tersebar di seluruh kabupaten/kota, yang mana keunggulan ini tidak sekaligus dimiliki oleh daerah lain," kata Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Novalina pada rapat koordinasi pengembangan desa wisata 2024 di Tojo Una-Una, Sulteng, Rabu.

Ia mengatakan pemerintah perlu memastikan bahwa upaya pembangunan ekonomi tidak hanya berdampak pada pertumbuhan yang berkelanjutan, tetapi juga memberikan manfaat yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Oleh karena itu, katanya, rakor ini bertujuan untuk mendorong upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan desa wisata, dan meningkatkan kualitas koordinasi antar para pemangku kepentingan terkait agar pengembangan desa wisata dapat berjalan secara efektif dan efisien.

Selain itu, untuk mempersiapkan arah kebijakan dan strategi pengembangan desa wisata untuk wilayah Provinsi Sulawesi Tengah.

Menurut Novalina, pembangunan desa wisata harus berbasis pemberdayaan masyarakat, yang mana pemberdayaan ini mengadopsi sistem yang utuh dan berkelanjutan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menghapus kemiskinan dan mengatasi pengangguran.

MenurutNovalina, 11 tempat wisata di Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Tojo Una-una telah terdaftar ke dalam desa wisata dan tiga diantaranya telah masuk dalam penilaian nasional atau Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI).

"Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi implementasi kebijakan pengembangan desa wisata yang lebih efektif dan berdampak positif bagi kesejahteraan rakyat Sulawesi Tengah, khususnya pada sub bagian non pelayanan dasar demi mewujudkan visi Sulawesi Tengah gerak cepat menuju Sulawesi Tengah lebih sejahtera dan lebih maju," ujarnya.

Sementara itu Asisten Bidang Administrasi Umum Tojo Una-una Syarif Lasawedi menyampaikan tiga desa yang telah masuk ADWI, yakni Desa Tete B yang masuk ke dalam 500 besar, Desa Wisata Labuan dan Desa Wisata Kadoda masuk 300 besar pada 2024 melalui jejaring desa wisata (Jadesta).

"Kami juga mendorong empat desa wisata yang memiliki potensi untuk ikut ajang ADWI yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," katanya.

Rapat koordinasi ini diikuti oleh 65 peserta dari enam kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tengah, di antaranya Dinas Pariwisata dan desa wisata Kabupaten Touna, Sigi, Parimo, Poso, serta Morowali Utara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.