Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rutin Jalan Kaki Bisa Mengurangi Risiko Terkena Penyakit Jantung

📅 Kamis, 26 Jan 2023, 10:30 WIB | Oleh:
Rutin Jalan Kaki Bisa Mengurangi Risiko Terkena Penyakit Jantung Doc: Freepik
Ket. Ilustrasi.

Sebuah studi baru menunjukkan berjalan kaki antara 6.000 hingga 9.000 langkah per hari dapat secara signifikan mengurangi risiko terkena penyakit kardiovaskular bagi mereka yang berusia di atas 60 tahun.

Studi yang berfokus pada risiko penyakit kardiovaskular itu menemukan bahwa orang yang berjalan antara 6.000 dan 9.000 langkah setiap hari mengalami penurunan risiko penyakit kardiovaskular sebesar 40 persen hingga 50 persen, dibandingkan mereka yang hanya berjalan 2.000 langkah per hari.

Penyakit kardiovaskular sendiri terjadi karena adanya gangguan pada jantung dan pembuluh darah, seperti penyakit jantung dan stroke. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat penyakit kardiovaskular telah menyebabkan 17,6 juta kematian setiap tahunnya.

Umumnya, penyakit kardiovaskular disebabkan karena pola hidup tidak sehat, seperti terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak, tidak rutin berolahraga, kebiasaan merokok, dan konsumsi alkohol secara berlebihan merupakan faktor- faktor penyebab penyakit kardiovaskuler.

Studi yang muncul di jurnal Circulation itu merupakan penelitian lanjutan dari studi Vanderbilt University Medical Center di Nashville, Tennessee, Amerika Serikat (AS), yang menunjukkan bahwa orang yang berjalan 8.200 langkah sehari dapat menurunkan risiko berbagai masalah kesehatan kronis.

Berjalan lebih banyak untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular

Berbicara kepada Medical News Today, ahli epidemiologi aktivitas fisik dan ahli kinesiologi di University of Massachusetts Amherst, Amanda Paluch mengatakan, orang yang saat ini berjalan antara 2.000 dan 3.000 langkah sehari akan mengalami penurunan risiko penyakit kardiovaskular yang paling signifikan dengan berjalan lebih banyak.

Sementara mereka yang terbiasa mengambil 7.000 langkah sehari, akan mengalami penurunan risiko yang lebih signifikan. Setiap 1.000 langkah tambahan yang diambil orang setiap harinya juga akan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

"Tidak ada batas atas di mana tidak ada manfaat tambahan dalam penelitian kami. Setiap peningkatan bertahap dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah pada orang dewasa yang lebih tua," ujar Paluch.

Faktor Usia

Studi tersebut tidak menemukan hubungan antara meningkatkan langkah dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular pada orang dewasa muda. Paluch mengatakan hal ini tidak mengherankan karena penyakit kardiovaskular sebagian besar diderita oleh orang tua.

Namun, temuan ini tidak berarti bahwa orang dewasa muda tidak boleh berolahraga untuk menjaga kesehatan jantung mereka.

"Untuk orang dewasa yang lebih muda, aktif secara fisik bermanfaat bagi banyak prekursor penyakit kardiovaskular, seperti tekanan darah tinggi, obesitas, dan diabetes tipe 2. Kondisi ini lebih mungkin berkembang pada orang dewasa muda, dan penting untuk pencegahan dini penyakit kardiovaskular," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.