Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Revitalisasi pedestrian Kota Tua telan investasi senilai Rp39 miliar

📅 Minggu, 02 Jun 2024, 16:00 WIB | Oleh:
Revitalisasi pedestrian Kota Tua telan investasi senilai Rp39 miliar Doc: ANTARA/Aditya Pradana Putra
Ket. Wisatawan mancanegara berjalan di trotoar yang selesai dibangun di Jalan Pintu Besar Utara, kawasan Kota Tua, Jakarta, Rabu (24/8/2022). Data dari Provinsi DKI Jakarta per 7 Agustus 2022 menyebutkan revitalisasi Kota Tua Jakarta telah mencapai 97 persen dan saat ini sedang dalam penyelesaian tahap akhir.

Jakarta -- Revitalisasi pedestrian atau penataan jalan trotoar Kawasan Kota Tua telah selesai dikerjakan oleh salah satu perusahaan swasta bidang properti, PT Triyasa Propertindo, dengan biaya investasi senilai Rp39 miliar

Direktur perusahaan, Sigit Priambodo, menjelaskan penataan pedestrian tersebut melingkupi Jalan Lada dan Jalan Kali Besar Timur, Jakarta Barat sebagai bentuk pelaksanaan bentuk konversi.

"Revitalisasi senilai Rp39 miliar direalisasikan dalam bentuk pembuatan pedestrian dan penataan jalan yang berada di Jalan Lada sepanjang 390 meter dan Jalan Kalibesar Timur sepanjang 208 meter," kata Sigit dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Minggu.

Sigit menilai perusahaan bangga dapat turut berkontribusi dalam proyek revitalisasi Kota Tua yang merupakan salah satu kawasan legendaris di Jakarta yang memiliki nilai historis, arsitektur dan lanskap wilayah yang bernilai seni tinggi.

Proyek Penataan Kota Tua ini sebagai bentuk pelaksanaan dari izin prinsip konversi kewajiban pembiayaan dan pembangunan rumah susun murah/sederhana yang dikeluarkan oleh DPMPTSP DKI Jakarta kepada PT Aruna Kirana yang merupakan anak perusahaan.

Anak perusahaan tersebut telah melakukan serah terima realisasi penataan pedestrian di Kota Tua Jakarta kepada Pemprov DKI Jakarta pada awal Mei lalu.

"Dengan adanya revitalisasi Kota Tua Jakarta melalui pembuatan trotoar ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan warga Jakarta khususnya ketika berada di Kota Tua Jakarta," kata Sigit.

Adapun revitalisasi jalur pedestrian dilakukan mengingat Kota Tua merupakan kawasan rendah emisi (low emission zone). Kawasan Kota Tua juga dirancang untuk menekan polusi dengan meminimalisasi mobilitas kendaraan pribadi.

Jalur trotoar tersebut juga dilengkapi dengan blok pengarah (guiding block) agar ramah penyandang tunanetra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.