Respon Pertumbuhan Ekosistem Digital, Indonet Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Fiber Optik
📅 Rabu, 14 Mei 2025, 18:55 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Koran Jakarta - Haryo Brono
JAKARTA – Dalam perkembangan ekonomi digital saat ini, interkoneksi antar pusat data menjadi elemen krusial dalam mendukung operasional bisnis, seiring dengan meningkatnya ketergantungan bisnis terhadap pertukaran data dalam jumlah besar dengan cepat dan stabil. Untuk mendukung kelancaran interkoneksi antar pusat data ini, dibutuhkan jaringan yang andal, berkapasitas tinggi, dan berlatensi rendah.
Menjawab kebutuhan tersebut, Indonet penyedia infrastruktur digital yang telah ada sejak 1994 dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di Indonesia memperkuat komitmennya dengan berinvestasi dalam peningkatan kualitas jaringan. Sehingga memungkinkan pengelolaan trafik data yang lebih besar dan kompleks, sekaligus memperkuat konektivitas antar pusat data.
Dalam pengembangan terbarunya, jaringan fiber optik yang dimiliki Indonet dapat terhubung ke beberapa lokasi pusat data dengan menggunakan jalur bawah tanah. Pembaruan ini tidak hanya meningkatkan skalabilitas jaringan, tetapi juga memastikan keamanan fisik dan ketahanan layanan yang lebih tinggi.
Selain itu, Indonet juga melakukan pembaruan pada perangkat jaringan dengan teknologi terkini dan berkualitas yang dapat menyediakan jaringan berkapasitas lebih besar dan layanan yang lebih stabil. Sehingga dapat mengakomodasi kebutuhan enterprise akan jaringan cepat dengan trafik data yang tinggi.
"Indonesia tengah berada di titik krusial dalam transformasi digital, didukung lebih dari 200 juta pengguna internet dan tingginya permintaan layanan berbasis data untuk kebutuhan bisnis digital,” kata Yudie Haryanto, SEVP Sales & Marketing Indonet dalam konferensi pers di Jakarta pada hari Rabu (14/5).
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menambahkan, menyikapi hal ini, Indonet memperkuat infrastruktur jaringan melalui pembaruan fiber optik dan perangkat berkualitas tinggi untuk mendukung pertumbuhan pasar dan transformasi digital pelanggan di lokasi strategis wilayah Jakarta, Tangerang, Bekasi hingga Bogor.
“Kami berharap dapat dengan teknologi baru ini dapat infrastruktur kami dapat bertahan dalam jangka panjang, hingga 15 hingga 20 tahun ke depan,” ujar Yudie.
Ia menambahkan, tahun ini Indonet menargetkan pembangunan fiber optic 30 kilometer (km) hingga 40 km lagi. Angka ini menambah untuk menambah jaringan fiber optik yang dimiliki sepanjang 700 km yang tersebar di area sekitar Jabodetabek.
Sebaiknya Anda baca juga:
SEVP Operation Indonet Agus Ariyanto, menambahkan, Indonet memulai langkah besar dalam ekspansi infrastruktur jaringan dengan meningkatkan kapasitas fiber optik secara signifikan di area Jakarta dan sekitarnya. Lebih dari 10 kali lipat total fiber core telah terpasang, melampaui akumulasi pembangunan selama sepuluh tahun terakhir.
“Sejalan dengan itu, kami juga melakukan peningkatan besar pada produk Cross LinkTM melalui infrastruktur terbaru berbasis DWDM. Teknologi ini memungkinkan kecepatan backbone hingga 800 G per kanal dan mendukung port pelanggan hingga 400G, menghadirkan konektivitas yang lebih skalabel, efisien, dan future-ready untuk mendukung transformasi digital di Indonesia,” ungkapnya.
Langkah ini merupakan bagian dari rencana ekspansi jangka panjang Indonet yang mencakup pembangunan konektivitas. Fase berikutnya akan memperluas cakupan core network ke lebih banyak lokasi strategis untuk mendukung pertumbuhan digital yang merata dan inklusif.
Selain memperkuat konektivitas antar pusat data, inisiatif ini juga membuka jalan bagi peningkatan kapasitas jaringan di gedung-gedung perkantoran dan kawasan industry sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia secara berkelanjutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!