Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rektor UGM Ingatkan agar Pengembangan SDM Jadi Prioritas Pemerintahan Baru

📅 Senin, 28 Okt 2024, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rektor UGM Ingatkan agar Pengembangan SDM Jadi Prioritas Pemerintahan Baru Doc: ANTARA/Luqman Hakim
Ket. Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Ova Emilia.

Yogyakarta - Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Ova Emilia mengatakan pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) perlu menjadi prioritas pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Ova dalam keterangannya di Yogyakarta, Minggu, menuturkan perguruan tinggi memiliki peran yang cukup signifikan dalam mendorong peningkatan kualitas SDM.

"Universitas memiliki peran institusi pendidikan tinggi yang menjadi salah satu kunci bagi pengembangan kualitas SDM masa depan," ujar dia.

Kualitas SDM, menurut Ova, sangat penting untuk mendukung program pembangunan ekonomi, peningkatan pertahanan, dan pemerintahan yang bersih dan transparan yang menjadi fokus kepemimpinan Prabowo dan Gibran.

Dia menilai pemerintahan baru saat ini menghadapi tantangan yang tidak mudah untuk mewujudkan SDM unggul dan berdaya saing.

Pasalnya, kata dia, masih terdapat kesenjangan keterampilan, akses pendidikan, distribusi tenaga kerja, dan adaptasi teknologi yang menjadi hambatan dan tantangan untuk segera diatasi.

"Kita tahu masih ada kesenjangan keterampilan, akses pendidikan, distribusi tenaga kerja, dan adaptasi teknologi masih menjadi tantangan negeri ini dalam mewujudkan SDM unggul dan berdaya saing," ujar dia.

Ova berharap kepemimpinan nasional periode ini mampu membawa kesejahteraan yang berkeadilan bagi Bangsa Indonesia.

"Selamat mengemban amanah untuk memimpin Bangsa Indonesia. Semoga kepemimpinan periode ini mampu membawa kesejahteraan yang berkeadilan bagi Bangsa Indonesia," kata dia.

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (PP Kagama) Ari Dwipayana mengatakan revolusi teknologi yang sedang berlangsung menuntut semua orang untuk selalu waspada.

Menurut dia, banyak keterampilan yang dahulu dianggap penting kini menjadi tidak relevan karena kemajuan kecerdasan buatan.

Pasar kerja, kata Ari, saat ini sangat kompetitif, dengan sedikit peluang dan banyak pencari kerja.

"Kita tidak boleh hanya terkejut namun kita juga harus bersiap dan bergerak cepat. Tanggung jawab kita adalah untuk mempersiapkan diri dan ekosistem untuk menghadapi revolusi industri agar tidak tenggelam oleh gelombang disrupsi," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

10 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.