Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ratusan Mahasiswa Keolahragaan UNS Demo Tuntut Kejelasan Somasi Kecurangan Pemilihan Rektor

📅 Kamis, 02 Feb 2023, 17:04 WIB | Oleh:
Ratusan Mahasiswa Keolahragaan UNS Demo Tuntut Kejelasan Somasi Kecurangan Pemilihan Rektor Doc: Istimewa

Ratusan mahasiswa Program Studi Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melakukan aksi demonstrasi menuntut penjelasan somasi dari Majelis Wali Amanat (MWA) kepada Dekan FKOR Sapta Kunta Purnama.

Pantauan di Solo, Jawa Tengah, Kamis, aksi demonstrasi diikuti oleh ratusan mahasiswa, alumni, dan dosen FKOR. Salah satu perwakilan mahasiswa Rohadi Setyo Wibowo mengatakan aksi tersebut menuntut agar ada penjelasan terkait somasi.

"Somasi yang dilakukan MWA UNS kepada dekan kami duduk permasalahannya tidak jelas. Apa yang membuat dekan kami disomasi," katanya.

Menurut dia, Sapta sudah menerima surat somasi sebanyak dua kali. Ia mengatakan tidak ada yang salah dari sikap yang dilakukan oleh Sapta.

"Kami merasa terganggu, terusik, seharusnya kami fokus menyiapkan kejuaraan, karena adanya somasi kami merasa terganggu. Tidak melakukan kesalahan kok disuruh minta maaf," katanya.

Oleh karena itu para mahasiswa meminta agar somasi tersebut dicabut dan pihak MWA menyampaikan apa kesalahan yang dilakukan oleh Dekan FKOR.

"Salahnya di mana. Wakil ketua juga harus klarifikasi dan minta maaf di media karena justru yang mencemarkan nama baik adalah MWA," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKOR UNS Haris Nugroho mengatakan aksi solidaritas tersebut untuk menanyakan somasi yang diberikan kepada Dekan FKOR.

"Dalam somasi yang diberikan oleh MWA, Prof Hasan Fauzi (Wakil Ketua MWA), intinya menuduh Pak Dekan menyampaikan berita bohong, melakukan pencemaran nama baik MWA," katanya.

Ia mengatakan somasi pertama dilayangkan pada 9 Januari 2023. Pada saat itu sudah ada upaya dari Sapta Kunta untuk mempertanyakan maksud somasi tersebut.

"Karena kami sebagai anak menghadap orang tua. Kemudian MWA tidak bisa ditemui, yang menemui malah kuasa hukum MWA. Ini menambah sakit hati kami, kami dianggap orang luar di UNS. Padahal kami adalah universitas Benteng Pancasila, tentu mengedepankan kekeluargaan, musyawarah, mufakat apabila ada masalah," katanya.

Awalnya pada aksi tersebut para pendemo meminta agar bertemu langsung dengan Wakil Ketua MWA Hasan Fauzi. Meski demikian Hasan tidak bisa ditemui dan ruangan MWA juga terkunci. Bahkan para peserta aksi berinisiatif menyegel ruangan MWA tersebut.

Rektor UNS Jamal Wiwoho yang berkesempatan menemui para peserta aksi demonstrasi menjanjikan akan menyampaikan tuntutan kepada pihak MWA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.