Rakyat Korea Utara Ucapkan Sumpah Setia Dukung Kim Jong Un di Hari Ulang Tahunnya
📅 Senin, 06 Mei 2024, 10:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/KCNA melalui REUTERS
SEOUL - Untuk pertama kalinya sejak pemimpin Kim Jong Un mengambil alih kekuasaan pada tahun 2011, rakyat Korea Utara diminta untuk mengucapkan sumpah setia pada hari ulang tahunnya, kata sebuah lembaga penelitian Korea Selatan, di tengah langkah-langkah lain yang diambil negara tersebut untuk memperkuat pemerintahannya.
Sumpah kesetiaan tersebut, yang tidak dapat diverifikasi secara independen oleh Reuters, dilakukan pada hari yang diyakini bertepatan dengan ulang tahun Kim yang ke-40 pada tanggal 8 Januari, menurut South and North Development Institute (SAND), sebuah organisasi yang berbasis di Seoul yang merilis foto-foto sumpah tersebut. dalam folder hiasan pada hari Jumat.
Korea Utara tidak pernah secara resmi mengkonfirmasi tanggal lahir Kim, dan secara tradisional upacara sumpah tersebut diadakan pada hari ulang tahun ayah dan kakeknya, penguasa Korea Utara sebelumnya.
"Pilihan Kim Jong Un untuk menjadi tuan rumah upacara sumpah setia pada ulang tahunnya yang ke-40, saat ia memulai tahun ke-13 kekuasaannya, menandakan pergeseran ke arah ketegasan politik, menyimpang dari pendekatan pendahulunya," kata SAND dalam sebuah analisis.
Presiden SAND, Choi Kyong-hui, mengatakan kepada Reuters bahwa Korea Utara dapat menetapkan ulang tahun Kim sebagai hari jadi resmi secepatnya pada tahun depan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dinasti keluarga Kim telah memerintah negara itu sejak didirikan setelah Perang Dunia II, memperkuat cengkeraman mereka pada kekuasaan dengan membangun kultus di sekitar mereka.
Untuk pertama kalinya pada tahun ini, Korea Utara berhenti menyebut peringatan kelahiran pemimpin pendiri Kim Il Sung pada tanggal 15 April sebagai "Hari Matahari", menurut agen tur Barat yang memiliki mitra di Pyongyang, dan analis yang mempelajari media pemerintah. .
"Kita harus melihat ini sebagai bagian dari upaya Korea Utara untuk lebih mendukung kampanye propaganda kepemimpinan Kim Jong Un," kata Rachel Minyoung Lee dari program 38 North yang berbasis di Washington, tentang keputusan untuk membatalkan "Day of the Sun."
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia mencatat, meskipun upaya tersebut bukanlah hal baru, ini terjadi secara bertahap selama bertahun-tahun, dan Korea Utara terlihat mempercepat upayanya untuk memanfaatkan kepemimpinan Kim pada tahun-tahun tertentu.
Kim juga memamerkan putrinya dalam kunjungan resmi ke segala hal mulai dari pabrik hingga peluncuran rudal, yang menurut para analis bertujuan untuk memperkuat klaim keluarga tersebut atas kekuasaan.
Bulan lalu Korea Utara merilis sebuah lagu baru yang menampilkan warga Korea Utara dari berbagai latar belakang mulai dari anak-anak hingga tentara dan staf medis dengan penuh semangat menyanyikan baris-baris seperti: "Ayo bernyanyi, Kim Jong Un sang pemimpin besar" dan "Mari kita pamer tentang Kim Jong Un, seorang pemimpin besar." ayah yang ramah".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!