PWI Banyumas Harap Kongres PWI 2025 Jadi Momentum Rekonsiliasi Nasional
📅 Jumat, 29 Agu 2025, 14:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara Foto
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengharapkan Kongres Persatuan PWI 2025 dapat menjadi momentum rekonsiliasi agar dualisme kepengurusan di tingkat pusat segera berakhir dan organisasi kembali solid.
"PWI Banyumas berharap supaya dualisme yang terjadi di pusat bisa menyatu. Hal ini bagian dari upaya rekonsiliasi agar program dan visi-misi organisasi lebih mudah diwujudkan," kata Ketua PWI Kabupaten Banyumas Lilik Darmawan di Purwokerto, Banyumas, Jumat.
Ia menilai rekonsiliasi menjadi kunci penting bagi keberlangsungan organisasi wartawan tertua di Indonesia itu.
Jika kepengurusan PWI pusat sudah solid, kata dia, keberadaan PWI di daerah tidak lagi dibingungkan dengan pilihan untuk mengikuti salah satu kubu.
"Selama ini di daerah masih ada yang bingung harus ikut ke mana. Kalau kepengurusan pusat sudah menyatu, administrasi seperti pengurusan kartu anggota dan hal-hal lain akan lebih mudah," katanya menjelaskan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa PWI Banyumas menginginkan adanya kepengurusan baru yang mampu menyatukan semua pihak sehingga roda organisasi dapat berjalan lebih efektif dan konsisten.
Terkait calon ketua umum yang dinilai mampu mempersatukan PWI, Lilik tidak menyebutkan nama tertentu, namun ia menekankan pentingnya memilih kandidat yang bisa membawa organisasi kembali solid.
"Siapa pun yang terpilih nantinya, yang penting bisa menyatukan. Itu yang paling utama, tegasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan peserta kongres yang memiliki hak suara.
Ia mengharapkan hasil kongres nanti membawa semangat baru bagi PWI di seluruh Indonesia, termasuk di tingkat daerah.
Kongres Persatuan PWI 2025 dilaksanakan di Gedung BPPTIK Kementerian Komdigi Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, 29-30 Agustus 2025.
Pelaksanaan kongres ini akan memilih Ketua Umum PWI periode 2025-2030 setelah konflik internal yang melahirkan dualisme kepemimpinan di tubuh organisasi wartawan tertua di Indonesia itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!