Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pendangkalan usai banjir Padarincang

📅 Minggu, 16 Mar 2025, 19:33 WIB | Oleh:
Pendangkalan usai banjir Padarincang Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Banten Andra Soni mengatakan telah menurunkan dua alat berat dibantu 60 personil guna mengatasi pendangkalan sungai, imbas banjir bandang disertai bebatuan, di Kampung Begog, Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang pada Minggu.

Serang, 16/3 (ANTARA) - Gubernur Banten Andra Soni mengatakan telah menurunkan dua alat berat dibantu 60 personil guna mengatasi pendangkalan sungai, imbas banjir bandang disertai bebatuan, di Kampung Begog, Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang pada Minggu.

Andra Soni dalam keterangannya di Banten, Minggu mengatakan alat berat tersebut dikirim setelah menerima laporan dari warga bahwa ada pendangkalan anak sungai Cibanten di wilayah Padarincang, dikarenakan longsor.

Sebelumnya, longsor dilaporkan menutupi jalan di wilayah itu dan adanya pendangkalan sungai, karena longsoran batu yang mengakibatkan beberapa rumah sekitaran mengalami kerusakan dan kebanjiran.

“Jadi, hari ini Alhamdulillah, respon cepat dari Kepala Dinas PUPR, saat saya hanya meneruskan video dari masyarakat dan beliau langsung berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3) yang memang punya kewenangan untuk mengurusi sungai, dan anak sungai. Kita tangani terlebih dahulu sambil berkoordinasi," ujar dia.

Dia mengatakan dua alat berat dan 60 personil ditambah satu alat berat dari Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3) diturunkan untuk membantu proses penanganan sementara.

"Karena ini agak panjang, dan volume material yang menutupi sungainya sangat banyak. Ini juga mengakibatkan terganggunya aliran irigasi ke pertanian dan insya Allah ini kita tangani langsung," katanya.

Gubernur Andra mengatakan, pihaknya turut membantu membersihkan material batu agar aliran sungai bisa kembali normal, serta akan menyiapkan bronjong untuk penanganan sementara.

"Berikutnya saya akan minta dinas-dinas terkait untuk mendata warga terdampak. Karena tadi saya lihat, ada rumah yang hampir rubuh dan sebagainya. Mudah-mudahan pemerintah hadir dan kita harus cepat respon, ya karena tugas kita lagi-lagi adalah melayani," kata dia.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Banten, Arlan Marzan mengatakan, berdasarkan kewenangan, penanganan tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Namun berkat arahan Gubernur Banten agar pemprov segera turun melakukan penanganan sementara untuk membantu warga sekaligus berkoordinasi dengan BBWSC3, sebab khawatir akan banjir susulan karena curah hujan masih tinggi.

"Pemprov melalui Dinas PUPR juga menerjunkan dua alat berat dan 60 personil untuk melakukan normalisasi sungai dan pembersihan rumah warga dari material longsoran. Dari BBWSC3 juga telah menurunkan alat berat untuk percepatan penanganan," kata dia menambahkan.

Sementara itu, RT Kampung Begog, Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, Samsuri mengaku senang Gubernur Banten Andra Soni telah turun langsung ikut menangani pendangkalan sungai akibat banjir.

"Saya sangat senang, sengat senang, senang hati, emang selagi menunggu-nunggu kedatangan Bapak Gubernur Soni Andra ini dari Banten, harapannya masyarakat yang kena dampak segera dibangun, masyarakat yang bener-bener kena dampak, secepatnya bisa di bangun," harapnya. ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.