Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Puan Bicara Soal 3 PM Saat Berbincang dengan Pelaku UMKM Semarang, Apa Itu?

📅 Senin, 15 Jan 2024, 10:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Puan Bicara Soal 3 PM Saat Berbincang dengan Pelaku UMKM Semarang, Apa Itu? Doc: dpr.go.id
Ket. Ketua DPR RI Puan Maharani saat mengunjungi beberapa UMKM di Kabupaten Semarang.

JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani mendatangi sejumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) saatkunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Kembali ia menekankan tentang 3 PM.

Puan datang ke Pusat Layanan Unit Terpadu (PLUT) Kabupaten Semarang pada Jumat (12/1/2024). Ada 60.000 unit usaha yang berada di PLUT yang merupakan UMKM Center Kabupaten Semarang.

Berbagai produk UMKM Kabupaten Semarang dipamerkan. Dari makanan sampai dengan batik. Bahkan Puan ikut menganyam eceng gondok kering menjadi kerajinan di salah satu unit UMKM.

"Senang sekali diajari menganyam eceng gondok oleh ibu-ibu pengrajin," kata Puan dalam keterangan tertulis yang disiarkan media resmi DPR RI, Parlementariadi Jakarta, Sabtu (13/1)

Usai melihat berbagai produk UMKM di PLUT, Puan kemudian sarasehan dengan pelaku UMKM Kabupaten Semarang. Dalam acara dialog itu, ia mengatakan ekonomi Indonesia akan kuat dan naik kelas apabila UMKM-nya sukses.

"Untuk itu dalam kesempatan baik ini saya ingin bicara tentang 3 PM-nya untuk UMKM kepada Bapak/Ibu semua. Tahu tidak 3 PM yang saya mau bicarakan? Ya nama saya kalau disingkat juga jadi PM, tapi bukan PM itu yang saya ingin sampaikan," tutur Puan.

PM pertama yang dimaksud Puan adalah permodalan. Urusan permodalan bagi UMKM terus diperjuangkan oleh anggota dewan, baik DPR RI di pusat maupun DPRD di daerah, katanya.

"Bapak dan Ibu butuh modal kan? Nah PM yang pertama ini Permodalan salah satu yang diperjuangkan oleh anggota dewan ke Pemerintah. Supaya ada bantuan modal untuk UMKM dan makin mudah prosesnya," jelas Puan.

PM yang kedua, Pembinaan. "Jadi, tentu kami mendengar aspirasi dari banyak UMKM bahwa setelah mendapat modal perlu tetap mendapat pembinaan seperti pelatihan. Nah, makanya saya juga minta Pemda agar banyak dilakukan pembinaan atau pelatihan untuk UMKM agar usahanya makin bagus, makin rapih, makin modern," tambahnya.

PM ketiga adalah Pemasaran. Puan menyatakan, pemasaran yang baik dari hasil produksi UMKM menjadi salah satu faktor yang penting untuk kemajuan usaha.

"Kalau sudah dapat modal, sudah dibina, tapi kalau gak ada yang beli barangnya kan sama aja. Bapak Ibu ingin jualannya makin laris manis kan? Jadi soal PM yang ketiga ini juga penting yaitu Pemasaran," ungkap Puan.

Puan memberi contoh, salah satu pemasaran terbaik yang dapat dilakukan di era saat ini adalah dengan metode daring. Puan mendorong para pelaku UMKM untuk promosi dan menjual produksinya secara online untuk memperbesar pasar.

"Sekarang UMKM sudah harus melek digital, sudah harus bisa jualan lewatsmartphone-nya. Ini penting menjadi perhatian Pemda. Semoga pelaku UMKM bakery di sini makin laris manis ya usahanya," sebut perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Dari PLUT Kabupaten Semarang, Puan kemudian mengunjungi sentra batik warna alam yang berada di Malon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.