Program KB Masuk Baduy, Pemerintah Gunakan Pendekatan Adat untuk Edukasi Warga
📅 Jumat, 01 Mei 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim PenulisJakarta - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji mengunjungi masyarakat adat Baduy di Banten untuk mengedukasi tentang Program Keluarga Berencana atau KB.
Dalam rangka peningkatan kualitas generasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045, pemerintah terus memperluas cakupan KB, termasuk bagi masyarakat.
"Pendekatan secara adat dalam kegiatan 'Sapa Budaya' untuk mengedukasi masyarakat tentang KB ini terus kami lakukan agar kita lebih mengetahui kebutuhan masyarakat seperti apa," kata Wihaji pada Kamis (30/4).
Kemendukbangga/BKKBN juga bekerja sama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) untuk pelayanan kontrasepsi di berbagai daerah. Program ini diluncurkan secara serentak secara nasional dengan titik awal di Lebak, dalam rangka ulang tahun ke-75 IBI.
Wihaji juga mengecek langsung sekaligus berdialog bersama masyarakat Baduy Luar dan Baduy Dalam, sebagai bagian dari komitmen negara untuk memastikan seluruh warga, termasuk komunitas adat, mendapatkan layanan pemerintah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya akan berdialog langsung dengan masyarakat Baduy Luar dan Baduy Dalam untuk memahami kebutuhan mereka," ujar dia.
Sebagai langkah komitmen terhadap kesetaraan gender, Kemendukbangga/BKKBN secara rutin juga melaksanakan program KB pria atau vasektomi setiap tahun.
"Pemerintah tetap menjalankan program tersebut setiap tahun. Syaratnya cukup ketat, yakni usia minimal 35 tahun, memiliki minimal dua anak, dan dalam kondisi sehat. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan," tuturnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wihaji juga menyempatkan untuk menyaksikan edukasi kepada warga yang dilakukan oleh Tim Pendamping Keluarga serta para bidan kepada warga Desa Kanekes, Lebak, Banten, menggunakan Bahasa Sunda.
Menurutnya, pendekatan oleh masyarakat lokal, utamanya para bidan yang lebih memahami medan menjadi penting untuk perluasan program KB.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!