Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Produksi Padi Meningkat, Pasaman Barat Catat 8.794 Ha Sawah Ditanami per Agustus 2025

📅 Minggu, 14 Sep 2025, 05:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Produksi Padi Meningkat, Pasaman Barat Catat 8.794 Ha Sawah Ditanami per Agustus 2025 Doc: Antara Foto
Ket. Jajaran Pemkab Pasaman Barat saat melakukan panen raya padi sawah di Kecamatan Kinali

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mencatat luas tanam padi sawah pada periode Januari-Agustus 2025 mencapai 8.794 hektare dalam upaya meningkatkan produksi dan menjaga ketahanan pangan di daerah itu.

"Luas tanam itu sampai akhir tahun akan terus meningkat. Selain padi sawah konvensional, masyarakat juga mulai menanam sawah pokok murah," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Pasaman Barat Afdal di Simpang Empat, Sabtu.

Dia mengatakan di luas tanam 8.794 hektare itu produksinya mencapai 54.397 ton.

Menurut dia kecamatan yang tertinggi luas tanamnya adalah Kecamatan Pasaman seluas 2.582 hektare, lalu Kecamatan Kinali 1.691 hektare, Kecamatan Talamau 1.171 hektare, dan Kecamatan Gunung Tuleh 994 haktare.

Lalu Kecamatan Ranah Batahan 844 hektare, Kecamatan Lembah Melintang 568 hektare, Kecamatan Koto Balingka 227 hektare, Kecamatan Luhak Nan Duo 217 hektare, Kecamatan Sungai Beremas 210 hektare, Kecamatan Sungai Aur 204 hektare, dan Kecamatan Sasak Ranah Pasisia 86 hektare.

Pihaknya optimistis luas tanam yang ditargetkan mencapai 20.321 hektare akan terealisasi hingga akhir tahun dengan kerja sama semua pihak.

"Untuk 2024 lalu ada sekitar 18.099 hektare luas tanam padi. Untuk 2025 kita tingkatkan menjadi 20.321 hektare," sebutnya.

Untuk mencapai target luas tanam itu pihaknya juga mendorong petani untuk membuka lahan baru sehingga ketersediaan padi mencukupi.

Pihaknya juga mengingatkan agar petani tidak mengalihfungsikan lahan sawah ke jenis tanaman lainnya karena sudah diatur dalam Perda tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

"Ini sebagai upaya melindungi sawah agar tidak dialihfungsikan menjadi tanaman lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.