Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

President University Perkenalkan Budaya Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika di AS

📅 Kamis, 21 Mar 2024, 00:04 WIB | Oleh:
President University Perkenalkan Budaya Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika di AS Doc: istimewa
Ket. Advisor to Rector President University, Charles Saerang.

JAKARTA - Ketua Yayasan President University Prof. Budi Susilo Supanji akan bertolak ke Amerika Serikat (AS) dalam rangka menghadiri undangan East-West Center yang dibangun oleh Presiden John F Kennedy di Hawaii University pada 29 April mendatang hingga 5 Mei mendatang.

Gubernur Lemhanas periode 2011-2016 ini menjadi perwakilan dari Indonesia untuk memaparkan budaya nusantara yang kaya dan beraneka ragam. Hal tersebut disampaikan Charles Saerang, Advisor to Rector President University.

Charles menuturkan kepergian Prof Budi ke AS itu atas inisiasi dirinya melalui Charles Saerang Ong Foundation dan Richard Liem Foundation sehingga ia akan mendampingi Prof Budi terbang ke AS.

"Prof Budi akan menjelaskan di East-West Center mengenai betapa kaya warisan budaya negeri ini yang begitu membanggakan kita sebagai orang Indonesia sebagai bagian dari orang Timur," kata Charles dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/3).

Ia juga menuturkan Prof Budi, selain menyampaikan soal kekayaan budaya Indonesia juga akan mengemukakan tentang Bhinneka Tunggal Ika yang telah diakui oleh dunia sebagai biodiversity yang menjadi daya tarik Indonesia di pentas dunia.

"Budaya Nusantara dalam Bhinneka Tunggal Ika itu telah diakui dunia. Bahkan, Presiden Obama juga mengakui Bhinneka Tunggal Ika agar bisa dicontoh oleh negara lain," katanya.

Charlesmengungkapkan, keberagaman negei ini menjadi modal utama untuk Indonesia diakui oleh negara lain. Charles mengaku bangga dengan Bhinneka Tunggal Ika sehingga masyarakat Indonesia harus bangga menjadi orang Indonesia.

Tak hanya itu, lanjutya, Prof Budi ke AS juga akan bertemu dengan Obama di Obama Foundation. Kehadiran Prof Budi selama di AS juga untuk memperkenalkan President University sebagai kampus internasional di Indonesia yang berkualitas internasional, termasuk Fakultas Kedokteran President University.

"Jadi kami selama ada di Amerika Serikat akan bertemu dengan Obama Foundation agar bisa mencari cara bagaimana pelajar dari Amerika Serikat bisa kuliah di President University, khususnya yang berminat kuliah di Fakultas Kedokteran President University agar nantinya yang ingin melanjutkan dokter spesialis di AS bisa gratis," tuturnya.

Charles menambahkan dengan adanya kunjungan ke AS ini, akan membuat level President University sebagai kampus internasional semakin dipercaya, termasuk oleh warga Amerika Serikat yang akan mengirimkan anaknya ke Indonesi untuk kuliah di Indonesia di President University.

"Kami berharap dalam kunjungan ke AS, maka akan tercipta nota kesepahaman (M0U) antara President University dengan East West Center serta kerja sama antara President University dengan Obama Foundation," tutup Charles.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.