Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Prabowo Gelar Ratas via Video Bahas Investasi hingga Penerbangan

📅 Senin, 30 Jun 2025, 13:43 WIB | Oleh:
Presiden Prabowo Gelar Ratas via Video Bahas Investasi hingga Penerbangan Doc: Instagram/@sekretariat.kabinet
Ket. Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) menggelar rapat terbatas melalui konferensi video, Minggu (29/6/2025).

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas melalui konferensi video pada Minggu (29/6) malam membahas berbagai isu strategis mulai dari investasi hingga penerbangan.

Dikutip dari unggahan Instagram Sekretariat Kabinet, Senin (30/6), Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa rapat tersebut setelah kunjungan kerja Presiden ke Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu siang.

Rapat terbatas itu, kata Teddy, diikuti oleh sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Gita Amperiawan, dan Direktur Utama PT Pindad (Persero) Sigit Santosa.

Rapat terbatas dimulai pukul 19.30 WIB dan berlangsung selama 2 jam. Rapat terbatas tersebut, masih kata Teddy, membahas berbagai perkembangan serta langkah strategis pemerintah di sejumlah bidang.

"Mulai pertanian, kelautan, pendidikan tinggi dan sains, investasi, kondisi global, hingga perkapalan dan penerbangan," kata Teddy.

Dalam foto yang diunggah, Presiden Prabowo terlihat duduk di meja bundar besar didampingi oleh sekretaris pribadinya, Rizky Irmansyah.

Di hadapan Presiden, terdapat TV berlayar besar yang menampilkan sejumlah menteri dan dirut mengikuti rapat terbatas melalui konferensi video.

Pada Minggu (29/6) siang, Presiden menghadiri peresmian peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan proyek Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi Konsorsium ANTAM-IBC-CBL di kawasan Artha Industrial Hills (AIH), Karawang, Jawa Barat.

Acara peresmian tersebut turut dihadiri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri BUMN Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong.

Proyek industri baterai ini merupakan kerja sama antara PT Aneka Tambang Tbk. (ANTAM), Indonesia Battery Corporation (IBC), dan Konsorsium CATL, Brunp, serta Lygend (CBL).

Proyek baterai kendaraan listrik ini dikembangkan dari hulu ke hilir dengan total enam subproyek, lima di antaranya berlokasi di Halmahera Timur dan satu di Karawang.

Sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), nilai investasi proyek mencapai 5,9 miliar dolar AS (sekitar Rp95 triliun)dan mencakup area seluas 3.023 hektare dengan potensi penyerapan tenaga kerja hingga 8.000 orang, serta pengembangan 18 proyek infrastruktur, termasuk dermaga multifungsi.

Proyek ini juga dirancang ramah lingkungan dengan pemanfaatan kombinasi energi seperti PLTU 2 x 150 megawatt, PLTG 80 megawatt, pembangkit dari limbah panas 30 megawatt, dan tenaga surya sebesar 172 megawatt peak, termasuk 24 megawatt peak di pabrik Karawang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.