Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Hongaria Mundur karena Ampuni Pelaku Pelecehan Anak

📅 Minggu, 11 Feb 2024, 09:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Hongaria Mundur karena Ampuni Pelaku Pelecehan Anak Doc: AFP
Ket. Katalin Novak menjadi wanita pertama yang memegang peran seremonial sebagai presiden Hongaria.

BUDAPEST - Presiden Hongaria Katalin Novak, sekutu dekat Perdana Menteri Viktor Orban, mengumumkan pengunduran dirinya pada Sabtu (10/2) menyusul kemarahan publik atas pengampunan yang diberikan kepada seorang pria yang terlibat dalam kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak.

Segera setelah itu, pendukung Orban lainnya, mantan menteri kehakiman Judit Varga, mengumumkan menarik diri dari kehidupan publik karena skandal tersebut.

Pengumuman itu dikeluarkan setelah tekanan dari politisi oposisi dan protes di luar istana presiden meningkat pada Jumat malam.

"Saya mengundurkan diri dari jabatan saya," kata Novak (46). Ia mengakui telah melakukan kesalahan.

"Saya meminta maaf kepada mereka yang saya sakiti dan semua korban yang mungkin mendapat kesan bahwa saya tidak mendukung mereka," kata mantan menteri kebijakan keluarga itu.

"Ya, saya dulu dan saya akan tetap mendukung perlindungan anak-anak dan keluarga."

Novak menjadi wanita pertama yang memegang peran seremonial sebagai presiden pada Maret 2022.

Kontroversi tersebut dipicu oleh pemberian pengampunan kepada mantan wakil direktur panti asuhan. Dia membantu menutupi kasus pelecehan seksual yang dilakukan bosnya terhadap anak-anak yang mereka tanggung.

Keputusan itu diambil April lalu saat kunjungan Paus Fransiskus ke Budapest.

Sejak situs berita independen 444 mengungkapkan keputusan tersebut pekan lalu, pihak oposisi di negara itu telah menyerukan pengunduran diri Novak.

Pada Jumat malam, para demonstran berkumpul di luar istana presiden dan tiga penasihat presiden mengundurkan diri dari jabatan mereka.

Novak, yang berada di Qatar untuk menghadiri pertandingan Hongaria melawan Kazakhstan di Kejuaraan Polo Air Dunia pada Jumat, dengan cepat kembali ke Budapest.

Begitu pesawatnya mendarat, dia muncul dan mengumumkan pengunduran dirinya.

"Pengampunan yang diberikan dan kurangnya penjelasan mungkin menimbulkan keraguan tentang tidak adanya toleransi terhadap pedofilia," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.