Prabowo Siapkan LPDP Sekolahkan 4.000 Mahasiswa di 2026
📅 Jumat, 15 Agu 2025, 22:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara.
JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mampu membiayai pendidikan 4.000 mahasiswa melalui program beasiswa pada tahun 2026.
Target ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas, sekaligus mencetak sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di tingkat global.
Dengan peningkatan kuota penerima, LPDP diharapkan dapat menjangkau lebih banyak putra-putri terbaik bangsa, baik untuk studi di dalam negeri maupun luar negeri, di berbagai bidang strategis seperti teknologi, kesehatan, energi, hingga kebijakan publik.
Prabowo menekankan bahwa investasi di sektor pendidikan adalah langkah fundamental dalam membangun peradaban dan perekonomian yang berkelanjutan.
Melalui target ambisius ini, pemerintah ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi generasi muda berprestasi untuk meraih pendidikan terbaik.
Sebaiknya Anda baca juga:
LPDP diproyeksikan menjadi motor penggerak lahirnya pemimpin masa depan yang berintegritas, inovatif, dan mampu membawa Indonesia menuju lompatan kemajuan.
“Kita dorong LPDP untuk menyediakan beasiswa lebih masif lagi di berbagai universitas terbaik dunia. Tahun 2026 LPDP ditargetkan dapat memberi biaya siswa sebanyak 4.000 mahasiswa,” kata Presiden Prabowo dalam Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8).
Prabowo menilai upaya ini penting demi mewujudkan generasi yang cerdas dan berdaya saing tinggi secara internasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Semua untuk mewujudkan generasi cerdas, inovatif, produktif yang siap bersaing di panggung global,” ujar dia.
Selain itu, Kepala Negara juga mengingatkan bahwa negara harus mampu mengejar ketertinggalan di berbagai bidang agar sumber daya manusia (SDM) unggul dapat tercipta di Indonesia.
“Kita harus mengejar ketertinggalan kita di bidang sains, teknologi, engineering, dan mathematics,” kata Presiden Prabowo.
Sementara itu, DPR RI menggelar Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat siang.
Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya.
Agenda sidang itu dihadiri oleh 473 anggota yang mencakup seluruh fraksi DPR RI. Ketua DPR RI Puan Maharani membuka dan menutup sidang tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!