Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polri Catat Tren Kriminalitas dan Kecelakaan Menurun Selama Operasi Lilin 2024

📅 Jumat, 03 Jan 2025, 14:17 WIB | Oleh:
Polri Catat Tren Kriminalitas dan Kecelakaan Menurun Selama Operasi Lilin 2024 Doc: antara foto
Ket. Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Aan Suhanan

JAKARTA - Polri mencatat tren kejahatan/kriminalitas dan angka kecelakaan lalu lintas menurun selama pelaksanaan Operasi Lilin 2024 sejak 21 Desember 2024 hingga ditutup pada 2 Januari 2025.

Kepala Operasi Lilin 2024 sekaligus Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Aan Suhanan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa pihaknya mengerahkan sebanyak 132.327 personel selama operasi yang digelar dalam rangka pengamanan mobilitas masyarakat di masa Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) itu.

Pengerahan personel itu bersamaan dengan pendirian 2.794 pos pengamanan yang ditujukan untuk memastikan kelancaran aktivitas masyarakat selama masa libur tersebut.

Irjen Aan mengungkapkan adanya penurunan tren kejahatan selama operasi ini berlangsung. “Dari yang sebelumnya 14 ribu kasus pada tahun lalu, kini menjadi sekitar 13 ribu, atau turun sekitar lima persen,” ujarnya.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang terjadi bisa ditangani dengan cepat.

“Ini hal yang positif, yang menggembirakan, dan kita bisa merasakan selama periode Operasi Lilin 2024 ini, syukur alhamdulillah tidak ada kejadian-kejadian yang menonjol,” katanya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mencatatkan penurunan angka kecelakaan lalu lintas, yaitu dari 2.842 insiden menjadi 2.497, dengan tingkat fatalitas menurun hingga 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, korban jiwa akibat kecelakaan juga berkurang. Ada penurunan hingga 55 orang dari tahun lalu,” ucapnya.

Jenderal bintang dua itu juga mengatakan bahwa lonjakan kendaraan selama arus mudik dan balik Nataru turut menjadi perhatian pihaknya.

Dalam puncak arus mudik pada 21 Desember 2024, sebanyak 195.000 kendaraan tercatat meninggalkan wilayah Jabodetabek, sementara puncak arus balik yang terjadi pada 29 Desember 2024, mencatatkan adanya 189.000 kendaraan kembali masuk ke wilayah tersebut.

“Berbagai upaya yang kami lakukan, termasuk pengamanan di jalur arteri dan tol, menghasilkan kelancaran yang dirasakan masyarakat selama arus mudik maupun arus balik. Ini adalah hasil kerja keras semua pihak,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.