Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polresta Barelang Siagakan Polsek Jajaran Antisipasi Cuaca Ekstrem

📅 Sabtu, 12 Jul 2025, 10:10 WIB | Oleh:
Polresta Barelang Siagakan Polsek Jajaran Antisipasi Cuaca Ekstrem Doc: ANTARA/HO-Polresta Barelang
Ket. Personel Samapta Polresta Barelang mengatur arus lalu lintas dan mengantisipasi cuaca ekstrem di jalan bukit Vista, Kota Batam, Kepri, Sabtu (12/7).

Batam -- Kepolisian Resor Kota (Polresta) Barelang, Kepulauan Riau, menyiagakan seluruh polsek jajaran dan Satuan Samapta serta Satlantas untuk tanggap bencana mengantisipasi cuaca ekstrem, Sabtu.

Kapolresta Barelang Kombes Pol. Zaenal Abidin kepada ANTARA mengatakan hujan disertai angin yang melanda Kota Batam sejak subuh menyebabkan beberapa pohon tumbang di dua lokasi, yakni Nongsa dan Sei Beduk.

"Terdata dari jajaran polsek ada dua titik pohon tumbang, yaitu di jalan wilayah Sei Beduk dan Nongsa," kata Zaenal.

Perwira menengah Polri itu menyebut, jajarannya telah mengantisipasi kejadian tersebut dengan mengerahkan personel dari Samapta, Lantas, Polsek dan Polsek Sei Beduk turun langsung ke lokasi. 

Personel turun mengatur arus lalu lintas dan mengevakuasi material pohon yang tumbang untuk kelancaran aktivitas masyarakat.

Dia menyebut, tidak ada korban jiwa ataupun kerugian materil yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem pagi tadi.

"Personel Polresta Barelang dan polsek jajaran siaga dan tanggap bencana," ujarnya.

Zaenal mengimbau kepada masyarakat Kota Batam, terutama yang berkendaraan kala hujan, agar melengkapi diri dengan keamanan, seperti helm, jas hujan dan payung.

"Apabila menemui atau melihat ada bencana akibat hujan, silahkan hubungi 110, bebas pulsa," ujarnya Zaenal.

Angin kencang melanda Kota Batam terjadi pukul 05.00 WIB, disertai dengan hujan, membuat atap berbunyi dan pohon-pohon berayun kencang, serta sejumlah jemuran warga yang dijemur di balkon atas berjatuhan diterbangkan angin.

Menurut prakirawan Stasiun Meteorologi BMKG Hang Nadim Batam, angin kencang merata terjadi di wilayah Batam dikarenakan adanya barisan awan cumulonimbus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.