Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PM Italia akan Bertemu Xi Jinping untuk 'Memulai Kembali' Hubungan Bilateral

📅 Senin, 29 Jul 2024, 11:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
PM Italia akan Bertemu Xi Jinping untuk 'Memulai Kembali' Hubungan Bilateral Doc: China Daily/Xinhua
Ket. Presiden Tiongkok Xi Jinping bertemu Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni di Bali, Indonesia, pada 16 November 2022.

BEIJING - Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni diperkirakan akan bertemu dengan pemimpin Tiongkok Xi Jinping pada hari Senin (29/7), setelah berjanji akan "memulai kembali" hubungan yang tegang akibat keluarnya Italia dari Prakarsa Sabuk dan Jalan Beijing akhir tahun lalu.

Meloni tiba di Beijing pada hari Sabtu (27/7) dalam kunjungan pertamanya ke Tiongkok sejak menjabat hampir dua tahun lalu.

Saat bertemu dengan mitranya Li Qiang pada hari Minggu, ia mengatakan kunjungan tersebut akan "meluncurkan kembali kerja sama bilateral".

Keduanya kemudian menandatangani rencana aksi bersama Italia-Tiongkok yang menekankan pentingnya "memastikan bahwa hubungan komersial seimbang dan saling menguntungkan".

Menurut dokumen tersebut, hal itu berarti "perusahaan dapat beroperasi dengan persyaratan yang sama dalam semangat persaingan yang adil dan perdagangan bebas".

Selama pembicaraan, Li mengatakan, Beijing ingin mendorong hubungan dengan Italia ke "arah yang lebih matang dan stabil", menurut pernyataan kantor berita pemerintah Tiongkok, Xinhua.

Meloni diperkirakan akan bertemu dengan Presiden Xi pada Senin malam, menurut media Italia.

Pemerintahannya menarik diri dari Inisiatif Sabuk dan Jalan (BRI) utama Tiongkok pada bulan Desember, setelah menjadi satu-satunya negara G7 yang mendaftar.

Sebelum menjabat, Meloni mengatakan bergabung dengan inisiatif tersebut -- pilar utama upaya Xi untuk memperluas pengaruh Tiongkok di luar negeri -- merupakan sebuah "kesalahan".

Nota kesepahaman tidak mengikat antara Italia dengan Tiongkok saat bergabung dengan BRI memuat perjanjian luas untuk kerja sama di bidang logistik, infrastruktur, keuangan, dan lingkungan.

Namun rinciannya terbatas dan kurangnya transparansi memicu ketidakpercayaan di kalangan sekutu Italia.

Pemerintahan Meloni sejak itu berupaya memperbaiki hubungan dengan Tiongkok, mitra dagang non-UE terbesar kedua Italia setelah Amerika Serikat.

Berbicara bersama Li di forum Bisnis Italia-Tiongkok hari Minggu, Meloni mengatakan dia ingin memastikan "hubungan komersial kita semakin adil dan menguntungkan bagi semua orang".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.