Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perundingan Baru Russia-Ukraina Digelar Rabu, Sumber: Kemungkinan Bahas Pertukaran Tahanan dan Pertemuan Zelensky-Putin

📅 Selasa, 22 Jul 2025, 10:13 WIB | Oleh:
Perundingan Baru Russia-Ukraina Digelar Rabu, Sumber: Kemungkinan Bahas Pertukaran Tahanan dan Pertemuan Zelensky-Putin  Doc: The Hill
Ket. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kiri) dan Presiden Russia Vladimir Putin.

KYIV - Russia dan Ukraina akan mengadakan perundingan damai baru pada Rabu (23/7), Presiden Volodymyr Zelensky mengumumkan, Senin (21/7), tindak lanjut dari dua putaran sebelumnya yang hanya menghasilkan sedikit kemajuan dalam upaya mengakhiri perang. 

Pembicaraan akan diadakan di Istanbul, kata juru bicara pemerintah Turki, tempat yang sama dengan negosiasi sebelumnya yang gagal membuat terobosan pada bulan Mei dan Juni.

Sementara Presiden AS Donald Trump meningkatkan tekanan dengan memberi Russia waktu 50 hari untuk menyetujui kesepakatan atau menghadapi sanksi, Zelensky berbicara hanya beberapa jam setelah Kremlin mengecilkan harapan akan adanya terobosan.

Pengumumannya tentang putaran negosiasi baru juga muncul setelah serangan terbaru Russia terhadap ibu kota Ukraina, Kyiv, yang memicu kebakaran dan merusak tempat perlindungan warga sipil dari serangan udara di bawah tanah.

"Hari ini, saya berdiskusi dengan (Kepala Dewan Keamanan Ukraina) Rustem Umerov mengenai persiapan pertukaran dan pertemuan lanjutan di Turki dengan pihak Russia. Umerov melaporkan bahwa pertemuan tersebut dijadwalkan pada hari Rabu," ujar Zelensky dalam pidato hariannya pada Senin.

Zelensky, yang mengusulkan perundingan baru pada akhir pekan, mengatakan rincian lebih lanjut akan dirilis pada hari Selasa. Russia belum segera mengonfirmasi rencana negosiasi baru tersebut.

Seorang pejabat senior Ukraina, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan kepada AFP sebelumnya bahwa perundingan Istanbul mungkin akan berfokus pada pertukaran tahanan lebih lanjut dan kemungkinan pertemuan antara Zelensky dan Presiden Russia Vladimir Putin.  

Sejak invasi besar-besaran Russia pada Februari 2022, kedua pihak yang bertikai bertemu di Istanbul pada 16 Mei dan 2 Juni ketika Washington meningkatkan tekanan untuk mencapai kesepakatan, tetapi tidak ada terobosan yang dicapai.

Negosiator Ukraina dan Russia hanya sepakat untuk melakukan pertukaran tahanan. Russia kemudian melancarkan serangan udara intensif ke Ukraina dan merebut lebih banyak wilayah garis depan.

Kedua belah pihak saling bertukar gagasan dalam pembicaraan mengenai seperti apa kesepakatan damai nantinya, tetapi tetap saja masih jauh dari kata sepakat.

Russia menuntut agar Ukraina menyerahkan empat wilayah, selain Krimea, yang dianeksasinya pada tahun 2014. Kremlin juga bersikeras agar Ukraina melepaskan gagasan untuk bergabung dengan aliansi militer NATO.

Ukraina menolak tuntutan tersebut dan menyatakan keraguannya bahwa Russia menginginkan gencatan senjata.

Mengomentari prospek terobosan, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan pada hari Senin bahwa kedua draft tersebut "sangat bertentangan" dan "masih banyak pekerjaan diplomatik yang harus diselesaikan".

Namun, bayangan AS yang lebih besar akan membayangi pembicaraan terakhir setelah Trump minggu lalu memberi Russia batas waktu 50 hari -- dan juga mengatakan bahwa pasokan senjata ke Ukraina akan dilanjutkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.