Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Personel Polres Lingga dan Warga Gotong Royong Bangun Kelong

📅 Jumat, 25 Apr 2025, 23:36 WIB | Oleh:
Personel Polres Lingga dan Warga Gotong Royong Bangun Kelong Doc: ANTARA/HO-Polres Lingga
Ket. Kapolsubsektor Desa Bakong Polres Lingga Bripka Samsurizal bergotong royong dengan masyarakat membangun alat tangkap ikan kelong di Desa Bakong, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Jumat (25/4/2025).

Batam - Anggota Polres Lingga Bripka Samsurizal bergotong royong bersama warga membangun kelong tradisional (alat tangkap ikan) di Perairan Desa Bakong, Lingga, Kepulauan Riau.

Kapolsubsektor Desa Bakong Bripka Samsurizal dalam keterangannya di Batam, Jumat (25/4), mengatakan kelong merupakan alat tangkap ikan tradisional yang digunakan masyarakat Desa Bakong untuk menangkap ikan tri (bilis).

“Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, tumbuh dan bergerak bersama, membangun masa depan yang lebih baik,” kata Bripka Samsurizal.

Kehadiran anggota Polri membantu masyarakat membangun kelong tradisional tersebut bukan sekedar rutinitas atau simbolis, tapi manifestasi nyata sinergi anggota Polri dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan lokal serta melestarikan tradisi leluhur yang sarat nilai dan filosofi.

Bripka Samsurizal berharap kegiatan tersebut menjadi inspirasi dan pengingat pentingnya menjaga nilai-nilai gotong royong, pelestarian budaya dan kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Kapolsek Singket Barat Iptu Henry Gunawan mengapresiasi keterlibatan aktif personel Polri dalam kegiatan sosial budaya masyarakat.

“Apresiasi tinggi juga disampaikan Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan yang mendukung penuh setiap inisiatif yang memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat,” kata Henry.

Dia menjelaskan kelong dibangun menggunakan bahan-bahan alam, seperti bambu dan kayu. Alat tangkap ikan tradisional itu tidak hanya ramah lingkungan, tapi juga mencerminkan semangat hidup selaras dengan alam yang diwariskan secara turun-temurun.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa kehadiran polisi bukan hanya sekedar sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang hadir dalam setiap aspek kehidupan sosial masyarakat,” katanya.

Kelong merupakan alat tangkap ikan berupa bangunan dari kayu yang dipasang jaring di bagian tengahnya. Alat tangkap ini biasa digunakan oleh masyarakat pesisir. Bangunan kelong ini ditopang oleh beberapa drum plastik agar dapat mengapung di atas permukaan laut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.