Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Toleransi, Umat Hindu, Buddha, dan Kristen Ikuti Pawai Malam Takbiran di Mataram

📅 Jumat, 21 Apr 2023, 22:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Toleransi, Umat Hindu, Buddha, dan Kristen Ikuti Pawai Malam Takbiran di Mataram Doc: ANTARA/Dhimas B.P
Ket. Rombongan umat Hindu, Buddha, dan Kristen dalam pawai malam takbiran di Jalan Pejanggik, Mataram, NTB, Jumat malam (21/4/2023).

Mataram - Umat Hindu, Buddha, dan Kristen mengikuti pawai malam takbiran dalam menyambut perayaan Idul Fitri 1444 Hijriah di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Kepolisian Resor Kota Mataram Komisaris Polisi (Kompol) I Gede Sumadra Kerthiawan di Mataram, Jumat malam, memberikan apresiasi keikutsertaan beragam umat dalam kegiatan pawai malam takbiran tersebut.

"Dari adanya keikutsertaan ini tercermin bahwa sikap toleransi umat beragama, khususnya di Kota Mataram betul-betul tercipta dengan baik," kata Sumadra.

Dia pun berharap sikap toleransi ini dapat terus terjaga agar kehidupan masyarakat di Kota Mataram tetap berjalan dengan aman dan nyaman.

"Tentu, dengan hidup berdampingan ini dapat menjaga roda perekonomian dan kehidupan sosial masyarakat tetap berjalan dengan baik," ujarnya.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) NTB Ida Made Santi Adnya turut menyampaikan bahwa keikutsertaan umat Hindu dalam pawai malam takbiran ini bukan hanya wujud toleransi, melainkan juga moderasi beragama.

"Jadi, wujud toleransi dan moderasi itu tidak hanya dalam bentuk kata-kata saja, tetapi inilah bentuk aplikasi dari wujud tersebut," ujar Made Santi.

Dia pun berharap untuk kedepannya wujud toleransi dan moderasi ini dapat terus tercipta, lebih khusus di kalangan anak muda sebagai generasi penerus.

"Khususnya di Kota Mataram, kami pun ingin menjadi perintis dari wujud moderasi dan toleransi beragama," kata dia.

Hal senada turut disampaikan Herryono, Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) NTB bahwa umat Buddha turut antusias dalam mengikuti pawai malam takbiran di Kota Mataram.

"Keikutsertaan kami dalam kegiatan pawai malam takbiran ini menunjukkan bentuk implementasi dari kerukunan antarumat beragama. Ini sekaligus menepis isu yang menyebut bahwa Kota Mataram masuk dalam lima besar wilayah intoleran," ujar Herryono.

Dia pun menyampaikan bahwa umat Buddha dalam kegiatan ini turut merasakan euforia umat Islam meraih kemenangan usai melaksanakan ibadah puasa selama bulan Ramadhan.

"Karena itu, dalam kesempatan ini kami mewakili umat Buddha di NTB menyampaikan selamat kepada umat Islam yang telah melaksanakan ibadah puasa dan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah," kata Herryono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.