Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Sistem Pertahanan Kawasan Timur Indonesia, Lanud Pattimura Bangun Satuan Radar TNI AU di Ambon

📅 Kamis, 12 Jun 2025, 08:07 WIB | Oleh:
Perkuat Sistem Pertahanan Kawasan Timur Indonesia, Lanud Pattimura Bangun Satuan Radar TNI AU di Ambon Doc: antara foto
Ket. Komandan Lanud Pattimura, Kolonel Pnb Sugeng Sugiharto, di Ambon, Kamis (12/6).

AMBON - Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Pattimura membangun satuan radar TNI AU di Kota Ambon, Maluku untuk penguatan sistem pertahanan dan keamanan nasional di kawasan timur Indonesia.

"Sebagai langkah awal, kami lakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar di wilayah lokasi pembangunan yakni di wilayah Nusaniwe," kata Komandan Lanud Pattimura, Kolonel Pnb Sugeng Sugiharto, di Ambon, Kamis (12/6).

Saat menjaring masukan dari masyarakat dan pihak terkait di Kota Ambon, ia menyebut Lanud Pattimura berkolaborasi dengan berbagai pihak salah satunya Balai Pemantapan Kawasan Hutan dan Tata Lingkungan (BPKHTL) Wilayah IX/Ambon guna mendukung kelancaran berdirinya radar tersebut.

“Kami sangat mengharapkan dukungan dari seluruh pihak, terutama dari lembaga-lembaga teknis dan tokoh masyarakat, agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi pertahanan dan pembangunan daerah serta masyarakat sekitar,” ujarnya.

Radar Site TNI AU sendiri merupakan sistem pengawasan udara yang vital bagi keamanan nasional Indonesia. Fungsinya meliputi pengawasan dan pemantauan aktivitas udara di wilayah Indonesia untuk mendeteksi pesawat udara yang tidak dikenal atau mencurigakan.

Selain itu, Radar Site TNI AU juga dapat mendeteksi dan melacak posisi, kecepatan, dan arah pesawat udara, sehingga memungkinkan TNI AU untuk mengambil tindakan yang tepat jika diperlukan.

Oleh sebab itu kata dia sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi menyeluruh mengenai rencana teknis dan lokasi pembangunan, serta menjaring masukan dari masyarakat dan lembaga terkait dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan serta tata ruang kawasan.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Ambon Fence Purimahua menekankan pentingnya penyesuaian rencana pembangunan dengan tata kelola kawasan hutan yang berkelanjutan.

Sebaiknya Anda baca juga:

“Keterlibatan kami adalah untuk memastikan bahwa pembangunan ini tetap memperhatikan aspek ekosistem dan kelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Dengan dibangunnya radar ini, diharapkan dapat memperkuat pertahanan dan keamanan wilayah udara khususnya di Indonesia timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.