Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mensos Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sanggau

📅 Sabtu, 07 Sep 2024, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mensos Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sanggau Doc: ANTARA/HO-Biro Humas Kemensos
Ket. Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini mengerahkan jajarannya untuk menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat pada Jumat (6/9/2024).

Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini mengerahkan jajarannya untuk menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam rilis yang disiarkan oleh pihaknya di Jakarta pada Jumat, bantuan berupa logistik disalurkan sejak Senin (2/9) malam kepada warga Desa Balai Sebut, Kecamatan Jangkang. Sementara pada Selasa (3/9), sebanyak tiga truk bantuan logistik kembali didistribusikan ke Kecamatan Bonti.

Kasubag Perencanaan Keuangan Kecamatan Bonti Juminardi mengatakan sebagian logistik akan langsung didistribusikan ke warga, dan sebagian lagi akan jadi barang persediaan jika sewaktu-waktu bencana banjir kembali terjadi.

"Ini nanti sebagian barang kita kirim ke 3 desa yang terdampak banjir. Kemudian sebagian lagi kita simpan dulu di kantor kecamatan untuk barang persediaan. Karena memang wilayah sini sering banjir. Jadi sekarang bisa lebih tenang ada barang persediaan yang bisa digunakan sewaktu-waktu," kata Juminardi.

Ia menyebutkan Kemensos memberikan bantuan berupa kasur lipat 100 buah, selimut 200 buah, perlengkapan anak 300 paket, makanan anak 500 paket, family kit 200 paket, dan tenda gulung 100 paket.

Pihak Kementerian Sosial kembali mengirimkan tiga truk barang logistik untuk warga terdampak banjir yang dikirim dari gudang Kemensos di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin dan Sentra Budi Luhur Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Adapun bantuan lanjutan yang disalurkan berupa paket bantuan logistik yang dikirim diantaranya makanan siap saji sebanyak 2500 paket, yaitu lauk pauk 1000 paket, family kit 400 paket, kasur 200 lembar, pakaian 700 paket, kids wear 500 paket, dan lain-lain.

Sebagai informasi, hujan yang mengguyur kawasan tersebut sejak Jumat (30/8) malam hingga Sabtu (31/8) pagi telah menyebabkan Sungai Mangkiang meluap dan membuat lebih dari 200 rumah terendam banjir hingga ketinggian satu meter. Adapun jumlah warga yang terdampak sebanyak 257 KK atau 796 jiwa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

36 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.