Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Layanan Purna Jual Kesehatan, Omron Experience Center Kini Hadir di 12 Kota

📅 Rabu, 04 Feb 2026, 19:05 WIB | Oleh:
Perkuat Layanan Purna Jual Kesehatan, Omron Experience Center Kini Hadir di 12 Kota Doc: Omron Healthcare Indonesia
Ket. Seremoni peresmian Omron Experience Center (OEC) Semarang. Omron Healthcare Indonesia memperluas jaringan OEC hingga 12 kota untuk mendekatkan layanan servis dan kalibrasi alat kesehatan, sekaligus mendukung pencegahan hipertensi dan penyakit kardiovaskular.

JAKARTA – Omron Healthcare Indonesia resmi menambah jaringan Omron Experience Center (OEC) di berbagai kota di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperluas layanan purna jual dan mendekatkan service center kepada pelanggan. Dengan penambahan tersebut, Omron kini mengoperasikan OEC di total 12 kota di Indonesia.

Setelah sebelumnya bekerja sama dengan MitraCare, kini Omron kembali menggandeng Datascrip sebagai mitra pengelola Omron Experience Center. Kolaborasi ini menegaskan komitmen Omron dalam menjalankan misi global Going for ZERO, salah satunya melalui dukungan terhadap pengelolaan kesehatan kardiovaskular masyarakat Indonesia.

Dengan hadirnya OEC di 12 kota, Omron memastikan layanan purna jual, termasuk servis dan kalibrasi alat, dapat diakses lebih dekat dan lebih cepat oleh pelanggan di berbagai wilayah. Adapun jaringan Omron Experience Center saat ini dikelola oleh beberapa pihak sebagai berikut seperti PT Omron Healthcare Indonesia untuk wilayah Jakarta, MitraCare untuk Surabaya, Bandung, Palembang, Medan, dan Makassar, dan Datascrip untuk Semarang, Yogyakarta, Bali, Balikpapan, Manado, dan Padang

Salah satu fokus pengembangan jaringan OEC terbaru berada di wilayah Jawa Tengah, seiring dengan tingginya kebutuhan layanan pemantauan kesehatan di wilayah tersebut. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi hipertensi di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta masing-masing mencapai 32,9% dan 31,8%, lebih tinggi dibandingkan prevalensi nasional yang tercatat sebesar 30,8%. Kondisi ini menegaskan pentingnya menjaga rutinitas pemantauan tekanan darah sebagai bagian dari pengelolaan kesehatan sehari-hari.

Direktur Omron Healthcare Indonesia Tomoaki Watanabe,, menjelaskan bahwa pengoperasian Omron Experience Center di 12 kota merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperluas akses layanan dan mendekatkan dukungan teknis kepada masyarakat di Indonesia.

“Sejalan dengan misi global Going for ZERO, Omron berkomitmen untuk menurunkan risiko stroke dan serangan jantung dengan mendorong pemantauan tekanan darah secara rutin. Upaya ini perlu didukung oleh layanan purna jual yang mudah dijangkau, cepat, dan tepercaya. Melalui Omron Experience Center, kami menghadirkan pusat layanan teknis, termasuk servis dan kalibrasi alat yang efisien, agar masyarakat dapat menjaga konsistensi pemeriksaan tekanan darah tanpa kendala,” ujarnya melalui keterangan tertulis pada hari Rabu (4/2).

Omron Experience Center menyediakan layanan purna jual, termasuk servis dan kalibrasi alat. Selain itu, pelanggan juga bisa mencoba berbagai perangkat kesehatan seperti tensimeter digital, monitor komposisi tubuh, nebulizer, perangkat manajemen nyeri, dan termometer digital, sehingga pelanggan bisa memutuskan tipe mana yang tepat untuk mereka sebelum melakukan pembelian pada toko alat kesehatan, apotek, atau kanal resmi online.

Selain memperluas akses layanan teknis, edukasi mengenai faktor risiko juga menjadi fokus penting dalam upaya pencegahan hipertensi. Pasalnya pencegahan dan pengendalian hipertensi sangat penting dilakukan.

Menurut Dr. Bagus Andi Pramono, Sp.JP, FIHA, Ketua Pokja Hipertensi Perki (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia), menekankan karakteristik hipertensi serta pentingnya pengelolaan yang tepat.

“Hipertensi merupakan kondisi kronis dengan karakter tekanan darah yang dinamis dan berubah-ubah, dipengaruhi oleh aktivitas fisik, stres, waktu pengukuran, lingkungan, serta kepatuhan pasien terhadap terapi. Oleh karena itu, pemeriksaan tekanan darah yang akurat, terstandar, dan berulang menjadi kunci utama dalam diagnosis, stratifikasi risiko, serta evaluasi keberhasilan terapi hipertensi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penggunaan alat ukur tekanan darah yang telah tervalidasi secara klinis, disertai edukasi cara pengukuran yang benar, berperan penting dalam mencegah kesalahan klasifikasi hipertensi. “Kehadiran Experience Center diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat dan tenaga kesehatan terkait pentingnya pengukuran tekanan darah sesuai standar,” lanjut Dr. Bagus.

Pokja Hipertensi Perki juga mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pencatatan dan pemantauan tekanan darah jangka panjang, sejalan dengan rekomendasi penanganan hipertensi terkini yang menekankan pentingnya pemantauan tekanan darah di luar fasilitas kesehatan.

Data SKI 2023 menunjukkan bahwa pola konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, garam, dan lemak masih berkontribusi terhadap tingginya prevalensi hipertensi dan diabetes di Indonesia. Sebanyak 43,3% penduduk Indonesia tercatat belum menyadari risiko kesehatan dari konsumsi makanan dan minuman berisiko tinggi yang dalam jangka panjang dapat meningkatkan tekanan darah serta risiko penyakit kardiovaskular.

Sejalan dengan upaya tersebut, Omron turut mendorong edukasi kesehatan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan tenaga medis sebagai narasumber terpercaya, kampanye digital, dan event untuk pelanggan di kota-kota tempat OEC hadir. Program ini menjadi bagian dari kontribusi sosial berkelanjutan Omron dalam meningkatkan kesadaran seputar kesehatan kardiovaskular.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.