Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Kolaborasi, Diskan Kabupaten Sukabumi Dongkrak Produktivitas Udang Vaname

📅 Minggu, 27 Agu 2023, 04:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Diskan Kabupaten Sukabumi Dongkrak Produktivitas Udang Vaname Doc: Antara/Aditya Rohman
Ket. Salah satu lokasi tambak pembesaran udang vaname di Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Sukabumi - Seiring dengan target Indonesia menjadi produsen udang nomor satu di dunia oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), .Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sukabumi menangkap peluang tersebut untuk meningkatkan produktivitas udang vaname (Litopenaeus vannamei).

"Kabupaten Sukabumi memiliki tempat-tempat yang cocok dalam usaha budidaya pembesaran udang vaname seperti di Kecamatan Tegalbuleud, Surade, Ciracap, Ciemas dan Cisolok. Tentunya potensi ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk meningkatkan produksi udang vaname," kata Kepala Diskan Kabupaten Sukabumi Nunung Nurhayati di Sukabumi pada Sabtu, (26/8).

Menurut Nunung, untuk saat ini luas tambak pembesaran udang vaname lebih dari 100 hektare yang tersebar di lima kecamatan dengan rata-rata produksi setiap satu hektare mencapai 6-7 ton. Dengan potensi yang dimiliki selain ingin mendongkrak produksi udang vaname setiap satu hektare, pihaknya pun ingin mengembangkan model budidaya.

Salah satunya budidaya udang vaname dengan menggunakan kolam bioflok yang saat ini sudah mulai dikembangkan oleh para pembudidaya udang vaname di Kabupaten Sukabumi. Maka dari itu, untuk meningkatkan produksi, tidak hanya mengandalkan kolam atau tambak-tambak konvensional saja.

Di mana dengan menggunakan kolam bioflok tersebut pertumbuhan udang bisa terpantau dan terseleksi, menekan perkembangan hama dan penyakit, sehingga pembudidaya dengan mudah mengatasi jika ada serangan hama maupun penyakit, mudah dalam melakukan panen serta meningkatkan survival rate (SR) dan menekan biaya pakan serta operasional.

"Budidaya udang vaname di Kabupaten Sukabumi terus mengalami perkembangan, bahkan sudah banyak warga maupun investor yang mulai membudidayakan udang yang bernilai ekonomi tinggi ini karena kondisi perairan (payau) yang mendukung dalam usaha budidaya udang," tambahnya.

Nunung mengatakan permintaan udang vaname dari waktu ke waktu terus meningkatkan tidak hanya dari wilayah Sukabumi saja tetapi dari luar daerah, bahkan permintaan untuk ekspor pun terus meningkat.

Tentunya dengan peluang usaha yang terbuka lebar ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin, agar permintaan baik dari dalam negeri maupun ekspor bisa terpenuhi. Untuk saat ini negara yang menjadi langganan udang vaname dari Kabupaten Sukabumi adalah Jepang.

Maka dari itu, dengan pesatnya perkembangan usaha budidaya udang vaname di Kabupaten Sukabumi pihaknya juga ingin mengembangkan ekspor, tentunya akan banyak keuntungan yang didapat seperti meningkatnya perekonomian, memperluas lapang pekerjaan dan lainnya.

Untuk menangkap potensi tersebut Diskan Kabupaten Sukabumi telah melakukan duduk bersama dengan para pelaku usaha budidaya udang vaname yang ada di Kabupaten Sukabumi untuk bersama-sama membuat terobosan dalam upaya mendongkrak produktivitas komoditas perikanan yang mempunyai nilai ekonomi tinggi.

Seperti diketahui, untuk harga udang vaname setiap satu kilogram Rp85 ribu hingga Rp110 ribu tergantung size atau ukuran. Semakin besar ukuran maka harga pun semakin meningkat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.