Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perjuangan Nakes Puskemas Bupul di Merauke Begitu Luar Biasa, Harus Tempuh 50 Kilometer untuk Layani CKG

📅 Jumat, 11 Jul 2025, 08:43 WIB | Oleh:
Perjuangan Nakes Puskemas Bupul di Merauke Begitu Luar Biasa, Harus Tempuh 50 Kilometer untuk Layani CKG Doc: antara foto
Ket. Nakes Puskesmas Bupul di Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Papua Selatan melayani CKG ke warga,

MERAUKE – Perjuangan dan pengorbanan tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Bupul di Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, sungguh luar biasa karena harus menempuh jarak sejauh 50 kilometer (km) untuk melayani warga mendapatkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

"Jarak terjauh yang ditempuh teman-teman tenaga kesehatan (Nakes) di sini itu sampai 50 km ke Kampung Kweel," kata Pelaksana tugas Kepala Puskesmas Bupul Markus Pakadang saat ditemui di Puskesmas Bupul, Jumat (11/7).

Ia menjelaskan jarak yang cukup jauh memang menjadi tantangan tersendiri bagi para nakes, karena membutuhkan waktu dan tenaga yang lebih besar.

Selain itu, jalan yang dilalui berupa jalan aspal, namun terdapat banyak ruas yang rusak digenangi air dan lumpur, sehingga akses ke tempat pelayanan harus menggunakan mobil dengan penggerak empat roda (4x4).

Markus mengatakan para Nakes sudah terbiasa dengan kondisi akses dan tidak menjadi penghambat dalam memberikan layanan Program CKG.

"Kalau lagi hujan saja yang buat perjalanan lebih lama dan ruas jalan yang rusak juga lebih sulit dilewati," katanya.

Ia menjelaskan layanan CKG di kampung-kampung, termasuk di Kweel, diberikan pada saat kegiatan pos pelayanan terpadu (Posyandu) yang telah dijadwalkan.

Tantangan lainnya, kata dia, yaitu partisipasi warga mendatangi posyandu untuk mendapatkan pelayanan.

Markus menjelaskan warga di Distrik Elikobel pada umumnya bekerja sebagai petani, sehingga keseharian mereka berada di dalam hutan untuk mencari makanan, seperti mengambil sagu, menangkap ikan dan udang.

"Jadi, sering kali warga tidak tahu ada layanan CKG. Ada juga yang tahu informasinya, tetapi tidak datang," katanya.

Layanan CKG yang dilaksanakan Puskesmas Bupul pada periode 11 Februari - 7 Juli 2025 sudah menjangkau sebanyak 764 orang atau 21,2 persen yang tersebar di 12 kampung.

Puskesmas Bupul terus mengoptimalkan program melalui kegiatan posyandu serta menyambangi langsung rumah warga atau jemput bola untuk memberikan pelayanan di tempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.