Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Percepat Pencarian Korban Longsor, Polres Lumajang Kerahkan Anjing Pelacak

📅 Kamis, 06 Jun 2024, 10:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Percepat Pencarian Korban Longsor, Polres Lumajang Kerahkan Anjing Pelacak Doc: ANTARA/HO-Polres Lumajang
Ket. Anjing pelacak K9 Polres Lumajang terlihat mengendus gundukan tanah saat pencarian korban longsor di Dusun Supit, Desa/Kecamatan Pronojiwo, Rabu (5/6/2024).

LUMAJANG - Aparat Kepolisian Resor (Polres) Lumajang, Jawa Timur mengerahkan satu ekor anjing unit K9 untuk membantu Tim SAR gabungan dalam pencarian korban longsor di Desa Pronojiwo yang belum ditemukan.

"Kami punya satuan anjing K9 yang dibawa ke lokasi tanah longsor dan anjing tersebut diperbantukan untuk mempercepat pencarian korban yang tertimbun longsor dan belum ditemukan," kata Kapolres Lumajang AKBP Mohammad Zainur Rofik dalam keterangan tertulis yang diterima di kabupaten setempat, Kamis (6/6).

Selain melibatkan anjing pelacak, pencarian korban longsor juga melibatkan lima unit alat berat untuk melakukan pencarian dengan cara mengeruk setiap sisi dari material longsor.

Sementara itu, Pawang Anjing Pelacak Unit K9 Polres Lumajang, Aipda Fajar mengatakan pencarian korban dengan menggunakan anjing pelacak mengalami kendala yakni timbunan tanah longsor yang cukup tebal, sehingga menyulitkan proses pencarian korban.

"Kendati demikian, anjing pelacak terus bergerak. Tim K9 membawa kaos milik korban yang dibawa oleh pihak keluarga dan anjing terlihat beberapa kali mengendus gundukan tanah longsor," tuturnya.

Hingga Kamis pagi tercatat sudah ada dua korban yang ditemukan Tim SAR gabungan yakni Kusnadi (40) warga Desa Pronojiwo yang ditemukan pada Selasa (5/6) sore dan Dwi Suprapto (35) warga Desa Pronojiwo yang ditemukan pada Rabu (5/6) siang.

Sebelumnya tebing yang longsor menimpa empat orang penambang pasir di Dusun Supit, Desa/Kecamatan Pronojiwo tepatnya berada di aliran lahar Gunung Semeru yang bersebelahan dengan kawasan Perhutani petak 4 pada Selasa (4/6) pukul 11.30 WIB.

Empat orang tertimbun material tanah longsor tersebut yakni yakni Junaedi (26) warga Kabupaten Malang, Dwi Suprapto (35) warga Desa/Kecamatan Pronojiwo, Kusnadi (40) warga Desa/Kecamatan Pronojiwo, Rohim warga Desa Sidomulyo-Kecamatan Pronojiwo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.