Perang Narkoba, Kamboja Tangkap 5 Warga Asing dan Sita 1,5 Ton Narkoba
📅 Kamis, 25 Jan 2024, 14:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: CNA/Facebook/Departemen Anti Narkoba Kamboja
SINGAPURA - Seorang pria Singapura berusia 59 tahun telah ditangkap di Kamboja atas dugaan perdagangan narkoba setelah pihak berwenang setempat menyita lebih dari 1,5 ton narkoba dalam penggerebekan.
Menurut keterangan Departemen Anti Narkoba Kamboja yang diposting di Facebook, Rabu (24/1) pria tersebut ditangkap bersama empat tersangka lainnya pada hari Senin. Kelimanya merupakan warga asing.
Penggerebekan narkoba terjadi di tiga lokasi pada hari Senin pukul 03.15: di sebuah pelabuhan di Distrik Stueng Hav;di sebuah rumah kontrakan di Sihanoukville, ibu kota provinsi Preah Sihanouk;dan di rumah tinggal di Phnom Penh, ibu kota Kamboja.
Narkoba tersebut, di antaranya ketamin dan metamfetamin, dibawa ke Kamboja dari Laos, dan akan diperdagangkan ke Taiwan, kata pihak berwenang.
Dua perahu nelayan, satu mobil, satu sepeda motor, dan delapan telepon genggam juga disita.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC), Kamboja telah menjadi negara transit utama perdagangan narkoba.
Negara ini mengalami peningkatan tajam dalam jumlah pengguna obat-obatan terlarang, khususnya penggunastimulan jenis amfetamin, kata UNODC di situsnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!